Polairud Polda NTT Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Bagi Warga di Pulau Kera
Imanuel Lodja - Kamis, 13 Agustus 2026 07:50 WIB
ist
Warga masyarakat di Pulau Kera saat mengambil air bersih bantuan Polairud Polda NTT
Pulau ini dihuni oleh Suku Bajo, merupakan kelompok pelaut yang telah lama menetap di wilayah tersebut.
Kehidupan mereka sangat bergantung pada laut, baik sebagai sumber pangan maupun identitas budaya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Meskipun bernama Pulau Kera, wilayah ini tidak dihuni oleh kera. Nama ini berasal dari kata Kaeya yang artinya penyu. Dari kata kaeya inilah banyak masyarakat setempat yang salah menyebutkan dan lama-lama menjadi kera.
Pulau Kera termasuk dalam Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang yang dimanfaatkan sebagai daerah wisata berbasis konservasi.
Pulau ini menyuguhkan kejernihan air laut berwarna hijau tosca yang sangat luas dan kehidupan ekosistem bawah laut yang memukau.
Tidak hanya itu, pulau ini juga memiliki pantai dengan pasir putih dan lembut.
Baca Juga:Pulau Kera tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga sebagai tempat konservasi penyu yang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Resah Dengan Keributan Penghuni Hotel di Kupang, Polisi Turun Tangan
Berkas P21, Polsek Kota Raja Limpahkan Tersangka Penipuan ke Kejaksaan
Anggota Polairud Bagi Bendera Pada Nelayan Pesisir dan Alat Tulis Bagi Anak Sekolah di Flores Timur
Aksi Dramatis Anggota Dit Polairud Polda NTT Selamatkan Mahasiswa Tenggelam dan Evakuasi ke Rumah Sakit
Anggota Polairud Polda NTT Bantu Evakuasi Korban Tenggelam di Dermaga Pelni
Hilang Sejak Sabtu Saat Memancing, Pria di Alor Ditemukan Meninggal Dunia
Komentar