Kapolres TTS Dukung Kembalikan Kejayaan Buah Apel Soe
digtara.com -Apel Soe yang pernah hilang 30 tahun kini ditemukan kembali. Kabar itu datang dari Desa Bijaepunu, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten TTS.
Baca Juga:
- Kapolres Pastikan Pelayanan SIM di Satpas 1633 Polres TTS Tanpa Pungli
- Pasca Pengrusakan Rumah dan Kendaraan, Kapolres TTS Datangi Desa Bena Dam Desa Oebelo-Amanuban Selatan
- Relawan NU Peduli Se-Jateng Bersama Stakeholder Apel Kesiapsiagaan Bencana, Gus Rozin: Kita Tepiskan Perbedaan-perbedaan untuk Kemanusiaan
Buah legendaris ini sempat punah lebih dari 30 tahun silam dan kini ditemukan kembali tumbuh subur dan berbuah lebat di wilayah tersebut.
Minggu, 9 Agustus 2026, Kapolres TTS AKBP Kristiyan B. Martino meninjau tanaman apel Soe milik warga setempat, Simon Oematan, yang berhasil tumbuh dan berbuah di pekarangan rumahnya.
Pohon apel Soe ini ditanam sekitar tiga tahun lalu. Bibitnya diperoleh dari Desa Ajaobaki, Kabupaten TTS dan dikembangkan dengan teknik penempelan pada tanaman apel hutan.
Dari sembilan pohon yang ditanam, satu pohon diantaranya kini berhasil berbuah.
Baca Juga:Pada masa panen terakhir, pohon tersebut menghasilkan sekitar 40 buah apel, dan saat kunjungan dilakukan, masih tersisa tujuh buah yang menggantung di dahan pohon.
Apel Soe sendiri memiliki sejarah panjang dan gemilang di TTS.
Berdasarkan catatan tahun 2021, buah ini dikenal luas dan menjadi kebanggaan masyarakat pada era 1970-an hingga akhir 1980-an.
Pasar Kapan, Kabupaten TTS kala itu menjadi salah satu pusat perdagangan apel Soe yang sangat diminati.
Namun memasuki awal 1990-an, kejayaan apel Soe perlahan meredup, dan sejak tahun 2000-an tanaman ini semakin sulit ditemukan hingga akhirnya dianggap punah.
"Ini adalah potensi daerah yang harus kita dukung. Satu pohon yang berhasil berbuah memang belum dapat menjadi kesimpulan ilmiah, tetapi cukup menjadi alasan kuat untuk mulai melakukan penelitian secara serius. Saya berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, lembaga penelitian, perguruan tinggi, serta para ahli dapat melihat potensi ini, melakukan riset, dan membantu pengembangannya," ungkap Kapolres TTS.
Kapolres Pastikan Pelayanan SIM di Satpas 1633 Polres TTS Tanpa Pungli
Pasca Pengrusakan Rumah dan Kendaraan, Kapolres TTS Datangi Desa Bena Dam Desa Oebelo-Amanuban Selatan
Relawan NU Peduli Se-Jateng Bersama Stakeholder Apel Kesiapsiagaan Bencana, Gus Rozin: Kita Tepiskan Perbedaan-perbedaan untuk Kemanusiaan
Ini Pesan Kapolres TTS Bagi 49 Anggota Polri Yang Naik Pangkat
Kapolres TTS Bantu Mesin Pendingin Bagi Pelaku Usaha di Wilayah Pesisir