Sabtu, 05 September 2026

Kapolres Pastikan Keamanan Pasca Bentrok di Adonara Timur-Flores Timur Mulai Kondusif

Imanuel Lodja - Selasa, 21 Juli 2026 09:15 WIB
Kapolres Pastikan Keamanan Pasca Bentrok di Adonara Timur-Flores Timur Mulai Kondusif
ist
Karo Ops, Dansat Brimob dan pejabat Dit Intelkam Polda NTT menggelar rapat evaluasi bersama Kapolres Flores Timur dan jajaran
Ia menambahkan, pada tahap pemulihan tersebut Polri bersama TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terus memperkuat koordinasi guna membangun kembali kepercayaan masyarakat, menjaga stabilitas keamanan, serta memastikan seluruh aktivitas sosial maupun ekonomi dapat kembali berlangsung secara normal.

Baca Juga:

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu maupun informasi yang menyesatkan. Mari bersama-sama menjaga situasi yang sudah kondusif ini agar tetap aman sehingga seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa," lanjutnya.

Kapolres menegaskan bahwa fokus utama kepolisian saat ini adalah menjaga keamanan wilayah sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

"Saat ini fokus kami adalah pengamanan dan menjaga agar situasi tetap kondusif. Personel gabungan Polri dan TNI masih terus disiagakan serta melaksanakan patroli dialogis untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," tegas AKBP Adhitya Octorio Putra.

Dansat Brimob Polda NTT Kombes Pol. Afrizal Asri menegaskan kesiapan personel Brimob untuk terus mendukung pengamanan di wilayah Adonara Timur.

Seluruh personel diminta tetap siaga, menjaga profesionalisme, disiplin, dan mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Baca Juga:
Di sisi lain, fungsi intelijen Polda NTT juga terus melakukan deteksi dini terhadap setiap perkembangan situasi.

Penggalangan terhadap tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, maupun tokoh pemuda terus ditingkatkan guna mencegah munculnya potensi konflik baru maupun penyebaran isu-isu provokatif.

Bentrokan antara kelompok warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) pagi diduga dipicu oleh persoalan sengketa tanah ulayat.

Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh penyebab serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

Dengan pengamanan yang terus diperkuat serta dukungan seluruh elemen masyarakat, AKBP Adhitya Octorio Putra optimistis situasi kamtibmas di Kecamatan Adonara Timur akan tetap aman, damai, dan kondusif

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dukung Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Sanggar Suara Perempuan NTT Surati Kapolda NTT

Dukung Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Sanggar Suara Perempuan NTT Surati Kapolda NTT

Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Granat Belasan Tahun Disimpan Dalam Rumah, Warga Malaka Pilih Serahkan ke Polisi

Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing

Satlantas Polres Ngada Pulihkan Mental Anak Sekolah Korban Gempa Lewat Trauma Healing

Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB

Bantu Warga Korban Gempa Bumi, Kapolda NTT Beri Penghargaan Pada Tim Trauma Healing Polda Jawa Tengah Dan NTB

Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan

Tim Dokkes Polda NTT dan Polres Ngada Home Visit Ke Rumah Warga dan Tenda Pengungsian Tangani Masalah Kesehatan

20 Rumah Anggota Polres Manggarai Rusak Akibat Gempa

20 Rumah Anggota Polres Manggarai Rusak Akibat Gempa

Komentar
Berita Terbaru