Kamis, 09 Juli 2026

"Bus Kayu" di Labuan Bajo Angkut Rombongan Tim Sepak Bola Terbalik, Dua Orang Meninggal dan Puluhan Penumpang Luka Berat

Imanuel Lodja - Kamis, 09 Juli 2026 12:10 WIB
"Bus Kayu" di Labuan Bajo Angkut Rombongan Tim Sepak Bola Terbalik, Dua Orang Meninggal dan Puluhan Penumpang Luka Berat
ist
Korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Kabupaten Manggarai Barat saat dievakuasi
‎"Bus kayu atau modifikasi bak belakang truk untuk penumpang melanggar regulasi teknis keselamatan dan tata cara pengujian kendaraan bermotor," papar Kasat Lantas.

Baca Juga:

‎Meskipun praktik ini masih kerap dijumpai di daerah pedalaman Flores lantaran keterbatasan akses transportasi publik yang layak dan kondisi infrastruktur jalan yang menantang, polisi menegaskan bahwa toleransi terhadap pelanggaran ini harus dihentikan demi mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.

‎"Kendaraan tersebut diperuntukkan untuk muat barang, bukan mengangkut orang. Kami minta dengan sangat agar penggunaan bis kayu untuk tidak lagi mengangkut orang atau penumpang," tegas AKP I Made Supartha.

‎Pihak kepolisian bergerak cepat dalam menangani aspek hukum kasus ini. Pengemudi kendaraan, Albertus Nandito, saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

‎Unit Gakkum Sat Lantas Polres Manggarai Barat bersama Polsek Kuwus melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk Bentianus Janggur (24) dan Eduardus Pangkat (28).

‎Belajar dari insiden memilukan ini, AKP I Made Supartha memberikan peringatan keras kepada masyarakat, pemilik kendaraan, serta penyedia jasa transportasi di wilayah Manggarai Barat, khususnya di wilayah hukum Polsek Kuwus yang didominasi jalur perbukitan curam.

Baca Juga:
‎"Kami menghimbau dengan sangat tegas kepada seluruh pengendara dan pemilik kendaraan, jangan pernah memaksakan kendaraan mengangkut penumpang melebihi kapasitas logisnya, apalagi membiarkan penumpang duduk di atas atap kendaraan," imbaunya.

‎Ia mengingatkan bahwa mengabaikan aspek keselamatan dasar di jalur ekstrim seperti ini sama saja dengan mempertaruhkan nyawa manusia di jalan raya.

‎"Kondisi geografis jalanan kita yang berliku, menurun, dan menanjak sangat rawan memicu fatalitas kecelakaan jika aspek keselamatan diabaikan. Mari kita jaga keselamatan bersama di jalan raya," pungkas Kasat Lantas.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kecelakaan Tunggal di Kupang, Mahasiswa Asal Kabupaten TTS Meninggal Dunia

Kecelakaan Tunggal di Kupang, Mahasiswa Asal Kabupaten TTS Meninggal Dunia

Tabrak Mobil Tronton, Pengendara dan Penumpang Sepeda Motor di Kabupaten TTS Tewas Ditempat

Tabrak Mobil Tronton, Pengendara dan Penumpang Sepeda Motor di Kabupaten TTS Tewas Ditempat

Mobil Dinas Polisi di Sumba Timur Tabrak Pengendara Sepeda Motor dan Warga, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Mobil Dinas Polisi di Sumba Timur Tabrak Pengendara Sepeda Motor dan Warga, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Kabur Pasca Curi Uang Hasil Jual Beras di Manggarai, Pelaku Ditangkap Polisi di Manggarai Barat

Kabur Pasca Curi Uang Hasil Jual Beras di Manggarai, Pelaku Ditangkap Polisi di Manggarai Barat

Balita dan Remaja Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk, Empat Orang Luka-luka

Balita dan Remaja Meninggal Dalam Kecelakaan Tunggal Dump Truk, Empat Orang Luka-luka

Satpolairud Polres Manggarai Barat Sambangi Sejumlah Titik Rawan Gangguan Keamanan Perairan

Satpolairud Polres Manggarai Barat Sambangi Sejumlah Titik Rawan Gangguan Keamanan Perairan

Komentar
Berita Terbaru