Ratusan Senjata Api Rakitan Dimusnahkan Polres Flores Timur
digtara.com -Polres Flores Timur memusnahkan 863 senjata api rakitan (Senpira) pada Rabu (1/7/2026) bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.
Baca Juga:
Ratusan pucuk senjata tersebut merupakan hasil penyerahan sukarela warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina, Kabupaten Flores Timur beberapa waktu lalu.
Senjata tersebut diserahkan warga Desa Waiburak dan Desa Narasaosina sebagai simbol berakhirnya konflik antar desa yang sebelumnya menelan korban dan menyebabkan puluhan bangunan terbakar.
Ratusan senjata tersebut terdiri dari senjata api rakitan, senjata tajam, amunisi, dan barang berbahaya lainnya pasca konflik sosial yang terjadi di Pulau Adonara pada 6 Maret serta 9 dan 10 Mei 2026.
Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra mengatakan keberhasilan mengumpulkan ratusan senjata api rakitan tidak terlepas dari pendekatan persuasif yang mengedepankan dialog serta melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.
Baca Juga:Penyelesaian konflik antar warga di Kabupaten Flores Timur, tandasnya tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga harus memahami budaya dan karakter masyarakat setempat.
"Kami memusnahkan barang bukti yang diserahkan secara sukarela oleh masyarakat pasca konflik dari Desa Waiburak dan Narasosina," ujar Kapolres Adhitya.
Pemusnahan senjata api rakitan tersebut disaksikan langsung oleh perwakilan kedua desa sebagai penanda dimulainya babak baru perdamaian.
Keberhasilan tersebut diakui Kapolres merupakan hasil kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat.
Selain melakukan pendekatan persuasif, kepolisian juga memberikan edukasi mengenai konsekuensi hukum atas kepemilikan senjata api rakitan.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan Polres Flores Timur bersama pemerintah desa.
Melalui sosialisasi dan dialog dengan masyarakat, berbagai senjata yang digunakan saat konflik berhasil diserahkan secara sukarela.
IRT di Flores Timur Ditikam Usai Mandikan Anak
Cungkil Pintu, Pria di Flores Timur Curi Puluhan Handphone Penghuni Asrama Putra
Tangani Sejumlah Kasus, Polres Alor Amankan Sajam dan Senpira
Kapolda NTT Minta Warga Hentikan Pembuatan Senpira
Akhiri Konflik, Warga Adonara-Flores Timur Teken Komitmen Bersama Atas Konflik Komunal