Selamatkan Warga Korban Gempa, Polres Manggarai Timur Turunkan Alat Berat Buka Akses Transportasi
digtara.com -Ribuan warga mengungsi di sejumlah titik di Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT dampak gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga:
Perjalanan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak gempa sekaligus mengecek langsung sejumlah titik pengungsian di wilayah Lambaleda.
Kapolres Manggarai Timur mengatakan, berdasarkan informasi sementara, sekitar 900 hingga 1.000 warga mengungsi di beberapa titik di wilayah Lambaleda akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu pagi.
"Sekitar pengungsi ada 900 sampai 1.000 orang di beberapa titik di wilayah Lambaleda," ujar AKBP Haryanto.
Namun, upaya menuju lokasi pengungsian menghadapi kendala. Akses jalan menuju Dampek dan wilayah terdampak dilaporkan tertutup material longsor serta batu-batu berukuran besar.
Baca Juga:Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju lokasi tidak dapat dilakukan secara normal.
Untuk membuka akses, Polres Manggarai Timur langsung berkoordinasi dengan Polres Manggarai agar dapat mendatangkan alat berat.
"Kami koordinasi dengan Polres Manggarai untuk mendatangkan alat berat sehingga akses jalan bisa dibuka dan kami bisa menuju lokasi untuk mengecek kondisi di Lambaleda," jelasnya.
Pembukaan akses menjadi langkah penting agar petugas dapat segera menjangkau masyarakat yang terdampak.
Kabupaten Kupang-NTT Dilanda Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Tidak Berpotwnai Tsunami
Diduga Sakit Epilepsi, Seorang Wanita di Lembata Ditemukan Tewas Terapung di Laut
Pasca Tawuran Pelajar di Kota Kupang, Polisi Berjaga-jaga di Sekolah
Kapolda dan Wakapolda NTT Tinjau Eco Wisata Tantya Sudhirajati Polres Kupang
Gempa Flores Berlalu, Fokus Pada Pemulihan dan Perbaikan Infrastruktur