Rabu, 27 Mei 2026

Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026, Fokus Jalan, Jembatan, dan Wilayah Terisolir

Arie - Rabu, 27 Mei 2026 08:37 WIB
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026, Fokus Jalan, Jembatan, dan Wilayah Terisolir
wikipedia
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,3 Triliun untuk Infrastruktur 2026, Fokus Jalan, Jembatan, dan Wilayah Terisolir

digtara.com -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.

Baca Juga:

Anggaran tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) yang diusung Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan total anggaran pembangunan infrastruktur jalan pada 2026 mencapai Rp1.372.497.925.000.

"Anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2026 ini ada sebesar Rp1.372.497.925.000. Anggaran ini dibagi untuk program PHTC, dukungan program Proyek Strategis Daerah (PSD) dan lainnya," ujar Chandra, Selasa (26/5/2026).

Pemprov Sumut Bangun Jalan dan Jembatan Strategis

Pemprov Sumut mengalokasikan dana sebesar Rp672,22 miliar untuk pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan strategis melalui 52 kegiatan utama.

Anggaran tersebut digunakan untuk:

Baca Juga:
  • Pembangunan jalan sepanjang 86 kilometer
  • Pemeliharaan berkala jalan sepanjang 11,91 kilometer
  • Rehabilitasi jalan sepanjang 1 kilometer
  • Pembangunan turap, talud, dan bronjong di 17 titik
  • Pembangunan jembatan sepanjang 32 meter
  • Penggantian lantai jembatan sepanjang 25 meter
  • Pembangunan saluran drainase sepanjang 250 meter
Selain itu, dukungan untuk Proyek Strategis Daerah (PSD) juga mendapat alokasi anggaran sebesar Rp320,2 miliar.

Program ini difokuskan pada pembangunan ruas jalan baru yang menghubungkan wilayah terisolir dan kawasan strategis dengan target pembangunan jalan sepanjang 55 kilometer melalui delapan kegiatan utama.

"Hingga saat ini jalan mantap di Sumut itu 74,12 persen atau 3.006 kilometer dan jalan yang kondisinya rusak berat dan ringan ada 25,88 persen. Untuk pembangunan jalan di Sumut ini kita lakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah," jelas Chandra.

Ia menambahkan, pada tahun ini pembangunan jalan dari program PHTC dan PSD ditargetkan mencapai total 141 kilometer.

Anggaran Pascabencana dan Kepulauan Nias

Untuk penanganan infrastruktur pascabencana, Pemprov Sumut menyiapkan anggaran sebesar Rp137 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk 24 kegiatan utama yang meliputi:

  • Pembangunan turap, talud, dan bronjong di 19 titik
  • Pembangunan jembatan sepanjang 20 meter
  • Penggantian lantai jembatan sepanjang 30 meter
  • Rehabilitasi satu unit jembatan
  • Pembangunan tiga unit box culvert
Sementara itu, wilayah Kepulauan Nias juga mendapat anggaran afirmasi sebesar Rp83,875 miliar.

Program tersebut mencakup pembangunan jalan sepanjang 8,4 kilometer dan pembangunan jembatan sepanjang 70,6 meter.

Dana DBH Sawit dan TKD untuk Infrastruktur

Baca Juga:
Pemprov Sumut juga mengalokasikan dana dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit sebesar Rp16,2 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 2,7 kilometer.

Selain itu, tambahan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp143 miliar disiapkan untuk pembangunan jalan sepanjang 22 kilometer serta pembangunan turap dan bronjong di dua titik.

"Kita juga mengalokasikan pendanaan untuk pembangunan infrastruktur dari Dana Bagi Hasil Sawit dan tambahan dana TKD untuk mendukung pembangunan jalan dan pengendalian kawasan rawan longsor," kata Chandra.

Fokus Infrastruktur Air Bersih dan Limbah

Tak hanya fokus pada jalan dan jembatan, Dinas BMBKCK Sumut juga menjalankan program pembangunan infrastruktur dasar melalui sektor keciptakaryaan.

Salah satu program yang disiapkan yakni penyusunan dokumen perencanaan infrastruktur air minum dan air limbah di kawasan afirmasi Kepulauan Nias dengan anggaran Rp3,9 miliar.

Selain itu, Pemprov Sumut mengalokasikan dana Rp12 miliar untuk peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah Cemara dengan target tambahan kapasitas pengelolaan sebesar 100 meter kubik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub

Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub

Gubernur Bobby Nasution Dukung LASQI Kenalkan Nilai Islam ke Generasi Muda Lewat Seni Qasidah

Gubernur Bobby Nasution Dukung LASQI Kenalkan Nilai Islam ke Generasi Muda Lewat Seni Qasidah

Gubsu Bobby Nasution Realisasikan 20 Ribu Rumah Subsidi Bersama Pengembang

Gubsu Bobby Nasution Realisasikan 20 Ribu Rumah Subsidi Bersama Pengembang

Bantuan Rumah Apung Rampung, Warga Timbulsloko Demak Lega Akhirnya Bisa Nabung dan Biayai Anak Sekolah

Bantuan Rumah Apung Rampung, Warga Timbulsloko Demak Lega Akhirnya Bisa Nabung dan Biayai Anak Sekolah

Sumut Raih Predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Semua Warga Terjamin Layanan Kesehatan

Sumut Raih Predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, Semua Warga Terjamin Layanan Kesehatan

Diskotek Berkedok Kantor Ormas di Deli Serdang Dibongkar, Bobby Nasution: Bukti Ada, Bukan Kantor

Diskotek Berkedok Kantor Ormas di Deli Serdang Dibongkar, Bobby Nasution: Bukti Ada, Bukan Kantor

Komentar
Berita Terbaru