Minggu, 23 Agustus 2026

Anakan Biawak Komodo di Manggarai Timur Masuk Ke Rumah Warga, Balai Besar KSDA NTT Turun Tangan

Imanuel Lodja - Sabtu, 23 Mei 2026 19:00 WIB
Anakan Biawak Komodo di Manggarai Timur Masuk Ke Rumah Warga, Balai Besar KSDA NTT Turun Tangan
Anakan biawak temuan warga dilepasliarkan kembali ke habitatnya

digtara.com -Seekor anakan biawak komodo masuk ke rumah warga di Dusun Londang, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT pada Kamis (22/5/2026).

Baca Juga:

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) NTT pun turun tangan menangani anakan biawak komodo yang masuk rumah warga.

Anakan biawak komodo tersebut selanjutnya diperiksa. Setelah pengambilan data mak dilepasliarkan ke habitat alaminya.

Masyarakat melaporkan soal seekor komodo yang masuk ke rumah warga di Dusun Londang.

Informasi tersebut kemudian diteruskan ke Arsyad (Mitra BBKSDA NTT di wilayah Pota).

Arsyad kemudian berkoordinasi dengan petugas Balai Besar KSDA NTT guna penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:
Balai Besar KSDA NTT menugaskan Unit Penanganan Satwa untuk mengamankan dan memeriksa komodo tersebut.

Pemeriksaan meliputi pengukuran, pemasangan PIT tag (microchip), serta pengambilan sampel darah.

Hasil identifikasi menunjukkan komodo tersebut memiliki panjang tubuh 57,2 centimeter dengan berat 0,16 kilogram dan termasuk dalam kelas umur hatchling atau anakan baru menetas.

Selanjutnya, komodo tersebut dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di kawasan Watu Pajung, Desa Nanga Mbaur, Kecamatan Sambi Rampas.

Pelepasliaran dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian habitat serta kondisi individu yang masih berusia sangat muda.

Komodo ditempatkan di atas pohon untuk meningkatkan peluang bertahan hidup dari ancaman predator dan mendukung proses adaptasi di alam.

Adhi Nurul Hadi, Kepala Balai Besar KSDA NTT, mengatakan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat sangat penting dalam penanganan konflik satwa liar, khususnya satwa yang dilindungi.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian ini. Langkah cepat tersebut sangat membantu upaya penanganan agar dapat dilakukan secara aman, baik bagi warga maupun bagi satwa," ujarnya pada Sabtu (23/5/2026).

Disebutkan bahwa kemunculan komodo di sekitar permukiman perlu disikapi dengan hati-hati dan tidak boleh direspons dengan tindakan yang membahayakan satwa.

Baca Juga:
"Komodo merupakan satwa dilindungi yang harus dijaga bersama. Jika masyarakat menemukan satwa liar di sekitar permukiman, segera laporkan kepada petugas agar penanganannya dapat dilakukan sesuai prosedur," katanya.

Selain melakukan penanganan terhadap komodo tersebut, Balai Besar KSDA NTT juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat mengenai pentingnya menjaga komodo dan habitatnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak menangkap, melukai, memelihara, maupun memperdagangkan satwa liar yang dilindungi.

Biawak komodo merupakan satwa dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri LHK Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Biawak komodo (Varanus komodoensis) termasuk dalam jenis satwa yang dilindungi.

Balai Besar KSDA NTT mengingatkan bahwa setiap bentuk penangkapan, pelukaan, kepemilikan, perdagangan, maupun pemanfaatan ilegal terhadap satwa dilindungi dapat dikenai sanksi hukum.

Upaya perlindungan terhadap komodo dan satwa liar lainnya penting untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem, sekaligus mendorong terciptanya hubungan yang lebih aman antara manusia dan satwa liar di wilayah habitatnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur

Tim SAR Kerahkan Tambahan Tenaga Kesehatan Perkuat Layanan Kesehatan di Manggarai Timur

Tim SAR Kerahkan Tambahan Tenaga Kesehatan Perkuat Layanan Kesehatan di Manggarai Timur

Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas

Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas

Kabasarnas Turun Langsung Evakuasi Tiga Korban Gempa dari Manggarai Timur

Kabasarnas Turun Langsung Evakuasi Tiga Korban Gempa dari Manggarai Timur

Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Hari Ketiga di Manggarai Timur Berjalan Maksimal

Kabasarnas Pastikan Operasi SAR Hari Ketiga di Manggarai Timur Berjalan Maksimal

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Sejumlah Wilayah Terisolir Pasca Gempa Flores Mulai Bisa Diakses

Komentar
Berita Terbaru