Minggu, 14 Juni 2026

Hendak Buka Lapak Jualan di Pasar Mingguan, Pedagang Barang Mainan Anak Malah Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Selasa, 19 Mei 2026 07:10 WIB
Hendak Buka Lapak Jualan di Pasar Mingguan, Pedagang Barang Mainan Anak Malah Meninggal Dunia
Jenazah pedagang keliling saat diidentifikasi

digtara.com -Mesak Oemanu (56), pedagang asal Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang meninggal mendadak pada Senin (18/5/2026).

Baca Juga:

Korban diduga mengalami serangan jantung saat hendak membuka lapak dan berjualan di pasar tradisional Ofitis, Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang.

Korban datang dari Kota Kupang bersama istrinya, Yortia Benu (39) dan bayi mereka yang masih berusia tujuh bulan pada Sabtu (16/5/2026).

Mereka ke pasar tradisional Ofitis yang terletak di RT 03/RW 02, Dusun I, Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut.

Mereka baru tiba di pasar tersebut pada Minggu (17/5/2026). Mereka hendak berjualan karena jadwal pasar mingguan ini pada setiap hari Senin.

Korban dan istrinya sudah membangun tenda untuk tidur sambil menunggu hari pasar pada Senin, 18 Mei 2026.

Baca Juga:
Pada Senin subuh sekitar pukul 01.30 wita, korban sempat mengeluh ke istrinya kalau ia merasakan nyeri pada bagian dada sebelah kiri dan detak jantung kencang, namun korban tetap melanjutkan tidurnya.

Sekitar pukul 03.00 Wita, istri korban merasakan kalau korban sempat menarik nafas sebanyak empat kali.

Istri korban kemudian mengecek keadaan korban namun korban sudah tidak bernyawa lagi.

Istri korban meminta bantuan Eda Paut (56) untuk menjaga dan menggendong anaknya, Mario Oemanu yang berumur tujuh bulan.

Istri korban mengecek lagi keadaan korban dan ia memastikan kalau korban sudah meninggal.

Warga yang berada di dalam pasar, Ama Nara langsung ke Pos Polisi Soliu untuk melaporkan kejadian tersebut.

Petugas medis dari Puskesmas Soliu, Semri Banu melakukan pemeriksaan luar dan memastikan tidak ada tanda kekerasan pada seluruh tubuh korban.

Korban diperkirakan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 03.00 Wita.

Korban diperkirakan meninggal akibat serangan jantung (infark Miokard akut).

Waka Polsek Amfoang Utara, Ipda Hironimus Neni bersama anggota, Kapospol Soliu, Aipda Johanis G. Lerrick dan Bhabinkamtibmas, Bripka Elia Letde ke lokasi kejadian melakukan olah TKP.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH

Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH

Puluhan Remaja Di Kupang Rusaki Fasilitas Sekolah, Orang Tua Siap Ganti Rugi

Puluhan Remaja Di Kupang Rusaki Fasilitas Sekolah, Orang Tua Siap Ganti Rugi

Komentar
Berita Terbaru