Tujuh Hari Operasi di Laut Tanpa Hasil, Pencarian Korban Kecelakaan Laut Dihentikan
digtara.com -Operasi pencarian korban kecelakaan laut di perairan Barate, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, NTT resmi dihentikan pada Sabtu, 9 Mei 2026
Baca Juga:
Sebelum resmi dihentikan, tim SAR gabungan masih sempat melakukan pencarian seorang korban bernama Adrianus Adonis.
Pencarian melibatkan Tim SAR gabungan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda NTT, Basarnas Kupang, Polsek Fatuleu serta perwakilan keluarga korban.
Pencarian dilakukan berdasarkan petunjuk dan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga korban yang dimulai pukul 09.05 Wita.
Namun hingga Sabtu pukul 10.40 WITA, korban belum berhasil ditemukan.
Baca Juga:Pencarian lalu dilanjutkan ke lokasi ditemukannya topi, tas dan kaca mata yang diduga milik korban.
Pada pukul 11.04 WITA tim melakukan penyelaman di sekitar Batu Burung Fatukolo dengan kedalaman kurang lebih empat meter.
Setelah melakukan penyelaman selama sekitar 30 menit, tim kembali ke pesisir dan melaporkan bahwa korban belum ditemukan.
Penyisiran kembali dilakukan hingga pukul 12.30 WITA di sejumlah titik perairan dan lokasi penemuan barang-barang milik korban.
Namun seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil maupun tanda keberadaan korban.
Tim pun menyampaikan hasil pencarian sekaligus penghentian operasi pencarian korban kecelakaan laut Barate.
Dalam pertemuan tersebut, Tim SAR gabungan menjelaskan bahwa proses pencarian telah dilakukan secara maksimal selama tujuh hari sesuai prosedur operasi SAR.
Tim juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga dan masyarakat yang selama ini membantu memberikan informasi terkait kondisi alam dan wilayah perairan Barate.
Camat Fatuleu Barat Ayub Manafe turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan yang dinilai sigap membantu keluarga korban sejak awal kejadian hingga berakhirnya operasi pencarian.
Baca Juga:
Belasan Tahun Pakai Narkoba, Pria Pembawa Narkotika Ke Labuan Bajo Terancam Hukuman Empat Tahun Penjara
Sejumlah Perwira di Polda NTT dan Polres Jajaran Dimutasi
Ditegur Saat Hendak Petik Kelapa, Pria Ini Malah Ancam Warga dengan Sajam
Dosen di Kupang Dimaki dan Dicekik Gara-gara Tegur Pemuda Mabuk Miras
Remaja Perempuan Tersangka Kasus Pencurian di Lembata Kabur ke Flores Timur Saat Hendak Dilimpahkan ke JPU