Empat Bulan Dipantau, Dua Pengedar Narkoba di Manggarai Barat Dibekuk Polisi
digtara.com -DI (28) dan AM (28), dua pria di Kabupaten Manggarai Barat, NTT diringkus aparat kepolisian dari Sat Resnarkoba Polda NTT.
Baca Juga:
Penangkapan yang terjadi sekitar pukul 15.30 Wita tersebut merupakan buah dari kesabaran pihak kepolisian yang telah mengendus gerak-gerik kedua pelaku selama hampir empat bulan atau sejak Januari 2026 lalu.
Kasat Resnarkoba Polres Manggarai Barat, AKP Matheos A. D. Siok dalam keterangannya menyatakan bahwa operasi ini berawal dari keresahan masyarakat.
Baca Juga:"Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan aktivitas peredaran narkoba di area Waenahi. Anggota segera kami kerahkan untuk melakukan penyelidikan mendalam di lapangan," kata Kasat Resnarkoba, Senin (4/5/2026).
Saat penyergapan dilakukan, kedua terduga pelaku tidak dapat berkutik.
Petugas segera melakukan penggeledahan badan dan lokasi sekitar.
"Kami melakukan upaya paksa berupa penangkapan setelah melakukan penyelidikan mendalam sejak Januari 2026. Barang bukti ditemukan tersembunyi di dalam kotak rokok untuk mengelabui petugas," ujarnya.
Berdasarkan hasil interogasi awal, kedua terduga pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah milik mereka bersama.
Baca Juga:Mereka juga mengaku telah mengonsumsi narkotika jenis sabu sebanyak empat kali sejak Maret 2026.
Untuk memperkuat alat bukti, pihak kepolisian langsung mengirimkan sampel kristal bening tersebut ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali.
Hasil uji laboratorium dari Labfor Polda Bali telah keluar dan hasilnya positif mengandung zat metamfetamin atau narkotika jenis sabu.
Polda NTT Inisiasi Terapi Pemulihan Kesehatan Bagi Personel Polda NTT
Guru Honorer Pelaku Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik di Kota Kupang Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Kapolda NTT Resmikan Barak Siaga dan Rumah Dinas di Sabu Raijua
Kapolda NTT Disambut Penyerahan Petisi dari Warga Saat Kunjungan ke Sabu Raijua
Bupati Sumba Barat Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan