Rabu, 17 Juni 2026

Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang

Imanuel Lodja - Minggu, 03 Mei 2026 17:04 WIB
Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang
Nelayan yang selamat dari kecelakaan laut ditemui keluarga pasca kejadian

digtara.com -Kecelakaan laut terjadi di perairan Tanjung Barate, Kabupaten Kupang, NTT pada Sabtu (2/5/2026) malam.

Baca Juga:

Insiden ini mengakibatkan tujuh orang nelayan tenggelam akibat cuaca buruk dan arus laut yang kuat

Kapolsek Fatuleu, Iptu Maks Tameno, membenarkan kalau pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Minggu, 3 Mei 2026 dinihari.

Dalam keterangannya, Kapolsek menyebutkan kalau insiden bermula saat para korban yang merupakan warga Kabupaten Kupang pergi memancing menggunakan sebuah sampan di lokasi tersebut.

Baca Juga:
Kejadian naas itu bermula ketika para korban hendak berpindah lokasi memancing.

Saat pemilik sampan mencoba menarik jangkar, jangkar tersebut tersangkut di karang.

Pada saat bersamaan, arus laut di lokasi kejadian sangat kuat sehingga menyebabkan sampan kehilangan keseimbangan dan akhirnya terbalik serta tenggelam.

Dalam situasi darurat tersebut, pemilik sampan sempat memberikan papan kepada dua korban, yakni Mulianto Tabais dan Hendrik Adonis, untuk berenang ke tepi pantai guna mencari bantuan.

Sementara lima korban lainnya bertahan di lokasi kejadian.

Namun derasnya arus laut membuat kedua korban tersebut terbawa hingga ke tengah laut sebelum akhirnya terdampar di Pantai Barate Kecil sekitar 4 mil dari lokasi kejadian.

Baca Juga:
Sekitar pukul 03.00 Wita, keduanya berhasil mencapai daratan dan segera meminta pertolongan kepada nelayan setempat.

Upaya penyelamatan pun dilakukan dan empat korban lainnya berhasil ditemukan serta dievakuasi dalam kondisi selamat.

Dari tujuh korban, enam orang telah ditemukan yaitu Mulianto Tabais, Hendrik Adonis, Tonci Kapitan, Nugroho I. Ledo, Rahmad Ilahi, dan Yandres H. Tulle.

Sementara satu korban lainnya, Adrianus Adonis, hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Tim gabungan dari Basarnas NTT bersama anggota Polsek Fatuleu dan masyarakat setempat terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Operasi pencarian dilakukan dengan menggunakan satu unit perahu motor milik nelayan serta dua unit kapal dari Basarnas NTT.

Enam korban yang telah ditemukan langsung dievakuasi ke Puskesmas Poto untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pemancing, untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut guna menghindari kejadian serupa.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait

Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Respon Keluhan Warga, Polda NTT Pastikan Tak Ada Pengurangan Isi Gas

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

Modus Jual Tiket Palsu, Calo Tiket di Kupang Diamankan Tim URC Resmob Polda NTT

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

SMA Negeri 1 Kupang Gandeng Polisi-Jaksa Dan Ombudsman Sosialisasikan Proses SPMB

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Aniaya Gadis Dibawah Umur, ASN di Kota Kupang Segera Disidangkan

Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH

Pasutri di Kupang Ribut Gara-gara Dana PKH

Komentar
Berita Terbaru