Kamis, 02 Juli 2026

Pamit Antar Kerabat ke Kupang dan Mabuk Miras, Petani di Kabupaten TTS Malah Ditemukan Meninggal di Rumah Iparnya

Imanuel Lodja - Minggu, 03 Mei 2026 08:10 WIB
Pamit Antar Kerabat ke Kupang dan Mabuk Miras, Petani di Kabupaten TTS Malah Ditemukan Meninggal di Rumah Iparnya
ist
Pamit Antar Kerabat Ke Kupang Dan Mabuk Miras, Petani Di Kabupaten TTS Malah Ditemukan Meninggal Di Rumah Iparnya
Nur kaget saat mendapat telepon dari kerabat pada Sabtu siang yang mengabarkan kalau korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga:

Istri korban, Marselina Tenis didatangi Febriana Oemenu (ipar korban) pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.00 wita.

Febriana yang rumahnya hanya berjarak 50 meter dari rumah korban meminta Marselina datang ke rumahnya karena korban tidur di rumah Febriana dalam keadaan mabuk miras.

Febriana mengaku kalau korban datang ke rumahnya pada Sabtu subuh dengan berjalan kaki dari jalan pintas belakang rumah dalam kondisi mabuk.

Baca Juga:
Saat itu terlihat banyak bekas muntah di pakaian korban serta tercium bau minuman keras

Sampai di depan rumah Febriana, korban langsung masuk dan berkata kalau ia sudah tidak sanggup lagi.

Kemudian korban masuk dekat pintu dan langsung tidur di lantai tanah dalam rumah dekat pintu.

Melihat hal tersebut, Febriana langsung memanggil istri korban di rumah korban untuk datang melihat korban.

Istri korban pun ke rumah Febriana dan mendapati suaminya masih tertidur seorang diri di lantai tanah dalam rumah milik Febriana.

Ketika diperiksa, korban masih bernafas dengan banyak terdapat muntahan di pakaian korban.

Baca Juga:
Karena merasa korban sedang istirahat tertidur karena mabuk, istri korban pulang ke rumah untuk membuatkan bubur untuk anaknya.

Setengah jam kemudian, istri korban kembali ke rumah Febriana dan melihat jari tangan korban sudah menghitam.

Ia kemudian menyiram tangan dan kaki korban dengan air namun korban tidak bereaksi.

Ia sempat memanggil nama korban sambil menggerakkan tubuh korban namun saat itu justru korban menarik nafas terakhir dan meninggal dunia.

Istri korban sendiri mengetahui kalau korban sedang ke Kupang mengantar kakak.

Korban dibawa ke UPT Puskesmas Batu putih dan langsung diperiksa oleh Kepala UPT PKM Batu Putih, Belendina Nggadas dan menyatakan korban telah meninggal dunia,

Baca Juga:
Kapolsek Batu Putih, Iptu Eko Warso bersama anggota juga kePuskesmas Batu Putih untuk identifikasi.

Kaur identifikasi Polres TTS, Aipda Purwanto bersama anggota juga ke UPT apuskesmas Batu Putih.

Disepakati untuk meminta bantuan dokter Puskesmas Panite untuk visum korban di Puskesmas Batu Putih.

Pemeriksaan luar dilakukan dr. Diana dari Puskesmas Panite yang menyatakan korban sudah meninggal lebih dari enam jam.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Abaikan Panggilan Polisi, Pelaku Persetubuhan Anak Di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi

Abaikan Panggilan Polisi, Pelaku Persetubuhan Anak Di Kabupaten TTS Ditangkap Polisi

Bikin Onar di Acara Pesta Sambut Baru, Pemuda di Ende Diamankan Polisi

Bikin Onar di Acara Pesta Sambut Baru, Pemuda di Ende Diamankan Polisi

Berseragam Seperti Petugas PLN, Dua Pencuri Kabel PLN di Kabupaten TTS Diamankan Polisi

Berseragam Seperti Petugas PLN, Dua Pencuri Kabel PLN di Kabupaten TTS Diamankan Polisi

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Dilahirkan Prematur, Orok Bayi Laki-laki di Kabupaten TTS Ditemukan Dimakan Anjing

Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan

Mantan Anggota Dewan Kabupaten TTS Dianiaya Hingga Tewas, Pelaku Diamankan dan Ditahan

Kapolda NTT Salurkan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Pedalaman Kabupaten TTS

Kapolda NTT Salurkan Perlengkapan Sekolah Bagi Siswa di Pedalaman Kabupaten TTS

Komentar
Berita Terbaru