Minggu, 03 Mei 2026

Pamit Antar Kerabat ke Kupang dan Mabuk Miras, Petani di Kabupaten TTS Malah Ditemukan Meninggal di Rumah Iparnya

Imanuel Lodja - Minggu, 03 Mei 2026 08:10 WIB
Pamit Antar Kerabat ke Kupang dan Mabuk Miras, Petani di Kabupaten TTS Malah Ditemukan Meninggal di Rumah Iparnya
ist
Pamit Antar Kerabat Ke Kupang Dan Mabuk Miras, Petani Di Kabupaten TTS Malah Ditemukan Meninggal Di Rumah Iparnya

digtara.com -Stevanus Purnawanto Ella (38), seorang petani di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga:

Korban yang juga warga Nonmeto, RT 13/RW 03, Dusun B, Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS ditemukan meninggal dunia di rumah iparnya, Fendelina Yusri Oemenu alias Febriana Oemenu (30) di Nonmeto, Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten TTS.

Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dalam keadaan mabuk berat akibat konsumsi minuman keras (Miras).

Sebelumnya pada Jumat (1/5/2026), korban pamit kepada istrinya, Marselina Tenis (41) hendak mengantar kerabatnya ke Kupang.

Baca Juga:
Di sekitar tempat korban, ditemukan sejumlah muntahan. Baju korban pun dipenuhi muntahan.

Diperoleh informasi kalau pada Jumat siang ada pertemuan keluarga membahas persoalan korban dengan istrinya.

Korban dicurigai menjalin hubungan dengan Febriana Oemenu yang juga iparnya karena korban sering mengantar Febriana.

Suami Febriana adalah adik kandung korban yang sudah beberapa waktu merantau ke Malaysia.

Jumat siang pertemuan digelar di rumah korban untuk mediasi permasalahan keluarga antara korban dan istrinya dan telah diselesaikan dengan baik.

Mediasi juga disaksikan oleh perangkat pemerintahan. Usai mediasi mereka melakukan kegiatan adat seperti minum kopi bersama dan juga diselingi dengan minum minuman keras. Korban juga menikmati minuman keras.

Baca Juga:
Usai pertemuan, salah satu kakak korban Nur Fitriani (41) bersama suami pamit pulang ke Kupang.

Mereka diantar oleh korban sampai di jembatan perbatasan Desa mio dan desa Oebobo, Kabupaten TTS.

Saat itu korban mengatakan tidak bisa mengantar sampai di Kupang karena ia harus ke sawah untuk mengurus padi.

Nur Fitriani pun pulang ke Kupang, sedangkan korban kembali ke sawah milik korban.

Nur kaget saat mendapat telepon dari kerabat pada Sabtu siang yang mengabarkan kalau korban sudah meninggal dunia.

Istri korban, Marselina Tenis didatangi Febriana Oemenu (ipar korban) pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.00 wita.

Febriana yang rumahnya hanya berjarak 50 meter dari rumah korban meminta Marselina datang ke rumahnya karena korban tidur di rumah Febriana dalam keadaan mabuk miras.

Febriana mengaku kalau korban datang ke rumahnya pada Sabtu subuh dengan berjalan kaki dari jalan pintas belakang rumah dalam kondisi mabuk.

Baca Juga:
Saat itu terlihat banyak bekas muntah di pakaian korban serta tercium bau minuman keras

Sampai di depan rumah Febriana, korban langsung masuk dan berkata kalau ia sudah tidak sanggup lagi.

Kemudian korban masuk dekat pintu dan langsung tidur di lantai tanah dalam rumah dekat pintu.

Melihat hal tersebut, Febriana langsung memanggil istri korban di rumah korban untuk datang melihat korban.

Istri korban pun ke rumah Febriana dan mendapati suaminya masih tertidur seorang diri di lantai tanah dalam rumah milik Febriana.

Ketika diperiksa, korban masih bernafas dengan banyak terdapat muntahan di pakaian korban.

Baca Juga:
Karena merasa korban sedang istirahat tertidur karena mabuk, istri korban pulang ke rumah untuk membuatkan bubur untuk anaknya.

Setengah jam kemudian, istri korban kembali ke rumah Febriana dan melihat jari tangan korban sudah menghitam.

Ia kemudian menyiram tangan dan kaki korban dengan air namun korban tidak bereaksi.

Ia sempat memanggil nama korban sambil menggerakkan tubuh korban namun saat itu justru korban menarik nafas terakhir dan meninggal dunia.

Istri korban sendiri mengetahui kalau korban sedang ke Kupang mengantar kakak.

Korban dibawa ke UPT Puskesmas Batu putih dan langsung diperiksa oleh Kepala UPT PKM Batu Putih, Belendina Nggadas dan menyatakan korban telah meninggal dunia,

Baca Juga:
Kapolsek Batu Putih, Iptu Eko Warso bersama anggota juga kePuskesmas Batu Putih untuk identifikasi.

Kaur identifikasi Polres TTS, Aipda Purwanto bersama anggota juga ke UPT apuskesmas Batu Putih.

Disepakati untuk meminta bantuan dokter Puskesmas Panite untuk visum korban di Puskesmas Batu Putih.

Pemeriksaan luar dilakukan dr. Diana dari Puskesmas Panite yang menyatakan korban sudah meninggal lebih dari enam jam.

Kapolsek Batu Putih bersama dr. Diana dan kepala Puskesmas Batu Putih menjelaskan kepada keluarga korban kalau tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hanya ada luka lecet yang tidak berpengaruh ke kematian korban. Ditemukan pula bekas muntah yang sudah kering yang merupakan bekas makanan.

Pihak medis menyatakan tidak bisa menentukan penyebab kematian korban karena diperlukan tindakan medis lanjutan yakni proses otopsi mayat untuk memastikan penyebab kematian korban.

Namun keluarga korban membuat surat pernyataan dan menandatangani surat pernyataan penolakan proses hukum lanjut dan penolakan proses otopi. Keluarga iklas menerima kematian korban.

Baca Juga:
Namun dari hasil visum luar disebutkan kalau korban meninggal dunia akibat over dosis minum minuman keras

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kabur Dari Rumah, Pria di Kabupaten TTS-NTT Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kepergok Curi Sepeda Motor, Sopir di Kupang Bersembunyi di Bawah Kolong Mobil

Kepergok Curi Sepeda Motor, Sopir di Kupang Bersembunyi di Bawah Kolong Mobil

Aniaya Istri, Lansia di Kabupaten TTS Ditahan Polisi

Aniaya Istri, Lansia di Kabupaten TTS Ditahan Polisi

Pemilik Ikut Ibadah, Rumah Warga Di Kabupaten TTS Terbakar

Pemilik Ikut Ibadah, Rumah Warga Di Kabupaten TTS Terbakar

Tim Satgas Sapu Bersih Polres TTS Pantau Harga Sembako di Pasar Inpres SoE

Tim Satgas Sapu Bersih Polres TTS Pantau Harga Sembako di Pasar Inpres SoE

Polres TTS Ungkap Pelaku Pembunuhan di Toianas, Saksi Akhirnya Jadi Tersangka

Polres TTS Ungkap Pelaku Pembunuhan di Toianas, Saksi Akhirnya Jadi Tersangka

Komentar
Berita Terbaru