Selasa, 07 April 2026

Tiga Wisatawan di Manggarai Barat Ditipu Agen Perjalanan, Polisi Turun Tangan

Imanuel Lodja - Selasa, 07 April 2026 08:00 WIB
Tiga Wisatawan di Manggarai Barat Ditipu Agen Perjalanan, Polisi Turun Tangan
ist
Wisatawan asal Jerman saat difasilitasi aparat kepolisian terkait masalah angkutan saat berwisata

digtara.com -Tiga wisatawan asing asal Jerman merasa ditipu oleh agen perjalanan terkait jadwal keberangkatan kapal wisata Pinisi di Pelabuhan Marina Waterfront, Kabupaten Manggarai Barat, NTT pada Senin (6/4/2026).

Baca Juga:

Ketiga wisatawan mancanegara tersebut yakni Dennis Domenik (34), Catrin (37), dan Mario Jurgen (38).

Mereka diketahui telah menunggu di pelabuhan Marina Waterfront sejak pukul 08.00 Wita.

Namun, hingga pukul 13.00 Wita, kapal Pinisi Marea yang seharusnya mereka tumpangi menuju kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) tak kunjung memberikan kepastian.

Baca Juga:
Keresahan memuncak saat pihak agen perjalanan bertajuk "Phinisi Trip" sulit dihubungi dan tidak memberikan informasi apapun selama lima jam.

Situasi di lokasi sempat menegang karena para tamu merasa ditinggalkan dan diterlantarkan tanpa kejelasan.

Para wisatawan telah menunggu sejak pagi tanpa kepastian, sementara pihak agen tidak memberikan respons sama sekali saat dihubungi oleh para korban.

"Wisatawan sempat merasa tertipu karena ditinggalkan tanpa kabar selama lima jam di pelabuhan," ujar Iptu Abnel Tamonob, Kasat Pamobvit Polres Manggarai Barat saat dikonfirmasi pada Senin petang.

Melihat kondisi tamu yang mulai gusar, petugas piket Easybook segera berkoordinasi dengan personel Sat Pam Obvit yang tengah berjaga di ruang tunggu pelabuhan.

Polisi segera mengambil langkah tegas dengan mengambil alih komunikasi untuk memburu pertanggungjawaban pihak agen.

Baca Juga:
Menanggapi keluhan wisatawan, polisi segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh wisatawan.

"Tugas kami adalah memastikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan di Labuan Bajo," tegas Kasat.

Upaya persuasif dan koordinasi intensif dari kepolisian membuahkan hasil.

Pihak agen akhirnya merespons. Sekitar pukul 13.25 Wita, perwakilan agen menemui para wisatawan di lobby Pos Terpadu Pelabuhan Marina Waterfront untuk proses mediasi yang difasilitasi oleh polisi.

Hasil mediasi yang rampung pada pukul 14.00 Wita membuahkan solusi konkret. Pihak agen bersedia mengganti armada yang bermasalah dengan kapal Pinisi Neptune 1.

"Setelah kami mediasi, pihak agen bersedia memberikan kapal pengganti untuk melanjutkan perjalanan para tamu. Kami memastikan mereka mendapatkan hak perjalanannya kembali," ungkap Kasat Pam Obvit.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi

Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi

Dua Warga Kabupaten Manggarai Barqt Jadi Tersangka Kasus Tanah

Dua Warga Kabupaten Manggarai Barqt Jadi Tersangka Kasus Tanah

360 Ribu Wisatawan Kunjungi Sumut Saat Lebaran 2026, Samosir Jadi Destinasi Terfavorit

360 Ribu Wisatawan Kunjungi Sumut Saat Lebaran 2026, Samosir Jadi Destinasi Terfavorit

Iseng-iseng Lompat Ke Laut Untuk Mandi dj Pelabuhan Manggarai Barat, Pemuda Asal Nagekeo Malah Meninggal Dunia

Iseng-iseng Lompat Ke Laut Untuk Mandi dj Pelabuhan Manggarai Barat, Pemuda Asal Nagekeo Malah Meninggal Dunia

Tim Resmob Polres Manggarai Barat Ringkus Dua Pemuda Pelaku Pencurian

Tim Resmob Polres Manggarai Barat Ringkus Dua Pemuda Pelaku Pencurian

Pakai Speedboat, Polisi di Manggarai Barat Evakuasi Ibu Hamil Bayi Kembar ke Rumah Sakit

Pakai Speedboat, Polisi di Manggarai Barat Evakuasi Ibu Hamil Bayi Kembar ke Rumah Sakit

Komentar
Berita Terbaru