Sabtu, 10 Oktober 2026

Gara-gara Kambing, Warga di Kupang Terluka Dibacok Rekannya

Imanuel Lodja - Senin, 06 April 2026 10:05 WIB
Gara-gara Kambing, Warga di Kupang Terluka Dibacok Rekannya
ist
Warga Manutapen yang tertikai sepakat berdamai difasilitasi Bhabinkamtibmas Kelurahan Alak

digtara.com -Persoalan ternak kambing memicu kasus penganiayaan yang melibatkan dua warga di Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak, Kota Kupang pada akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Insiden tersebut terjadi di RT 12/RW 04, Kelurahan Manutapen yang dipicu oleh persoalan ternak.

Seekor kambing milik terlapor, NH (39) masuk ke kebun milik korban, SN (36) dan merusak tanaman sayur.

Teguran yang diberikan korban SN justru berujung adu mulut hingga berujung kekerasan.

Baca Juga:
Dalam kondisi emosi, terlapor NH melakukan pemukulan dan mengayunkan parang ke arah korban.

SN yang berusaha menangkis serangan tersebut, mengalami luka robek pada jari kelingking akibat terkena parang.

Personel piket SPKT Polsek Alak segera mendatangi lokasi dan mengamankan terlapor beserta barang bukti sebilah parang.

Namun demikian, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manutapen melakukan pendekatan persuasif dan mediasi.

Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Kesepakatan damai tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani kedua pihak.

Baca Juga:
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kapolsek Alak, AKP I Ketut Setiasa menyampaikan bahwa penyelesaian secara kekeluargaan merupakan langkah yang bijaksana selama kedua belah pihak sepakat dan tidak menimbulkan dampak lanjutan.

"Kami mengedepankan problem solving melalui pendekatan humanis. Selama para pihak sepakat berdamai dan situasi tetap kondusif, maka penyelesaian secara kekeluargaan menjadi solusi terbaik," ungkap Kapolsek Alak.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyelesaikan setiap permasalahan, serta menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

"Setiap permasalahan pasti ada solusi penyelesaiannya, diharapkan warga dapat membicarakan dengan pihak lain, seperti Ketua RT atau Ketua RW setempat, agar tidak menjadi tindakan kekerasan yang dapat membuat kerukunan hidup sosial warga menjadi renggang," ungkap Kapolsek.

Kedua warga berkomitmen untuk kembali menjaga hubungan baik sebagai tetangga, serta bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Manutapen.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasca Tawuran Pelajar di Kota Kupang, Polisi Berjaga-jaga di Sekolah

Pasca Tawuran Pelajar di Kota Kupang, Polisi Berjaga-jaga di Sekolah

Berkas Kekerasan Seksual Lengkap, Polisi Gadungan Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas Kekerasan Seksual Lengkap, Polisi Gadungan Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tragis! Bocah Lima Tahun Dilindas Mobil Tangki, Meninggal Saat Dibawa ke Rumah Sakit

Tragis! Bocah Lima Tahun Dilindas Mobil Tangki, Meninggal Saat Dibawa ke Rumah Sakit

Pulang Acara Pesta Nikah, Fotografer di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kost

Pulang Acara Pesta Nikah, Fotografer di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Kost

Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana

Pelajar di Kota Kupang Diajak Jadi Generasi Cerdas dan Jauh Dari Tindak Pidana

Mabuk Miras, Pemuda di Kota Kupang Ribut di Depan Rumah Sakit

Mabuk Miras, Pemuda di Kota Kupang Ribut di Depan Rumah Sakit

Komentar
Berita Terbaru