Warga dari Sulawesi Pun Ikut, Ribuan Peziarah ke Flores Timur-NTT Sudah Mendaftar
digtara.com -Sebanyak 1.511 peziarah sudah mendaftar untuk mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Baca Juga:
Dari jumlah tersebut, tercatat pula sejumlah warga dari Sulawesi ikut mendaftar.
Sekretariat Pendataan Peziarah Semana Santa, Randy Diaz mengatakan jumlah pendaftar ini dapat terus berubah-ubah sewaktu-waktu secara real-time.
Baca Juga:Ia mengklasifikasikan para peziarah ini berdasarkan asal daerah, kewarganegaraan, jenis kelamin hingga agama.
Para pendaftar Semana Santa Larantuka tidak saja dari umat Katolik, namun juga dari agama lain.
1.511 pendaftar ini terbanyak berasal dari wilayah Flores Timur sejumlah 215 orang, diikuti 238 pendaftar asal Pulau Jawa dan juga asal Kota Kupang dengan jumlah yang sama.
Dari pulau luar NTT yang juga tercatat ialah pendaftar asal Pulau Sulawesi sebanyak 40 orang.
"Grafik ini dapat terus meningkat setiap waktunya baik itu dari pendaftar dalam wilayah NTT maupun dari luar NTT," ujarnya pada Senin (30/3/2026).
Baca Juga:Jumlah pendaftar masih didominasi Warga Negara Indonesia (WNI) yaitu 1.497 orang, sementara jumlah Warga Negara Asing (WNA) tercatat 14 orang.
Jumlah umat Katolik yang mendaftar prosesi Semana Santa hingga saat ini juga telah mencapai 1.456 orang.
Umat agama lain juga turut tercatat akan berpartisipasi dalam prosesi ini.
Total peziarah yang paling banyak mendaftar berdasarkan pendataan sementara ini ialah 1.035 wanita. Sementara pria berjumlah 474 orang.
Sebagian pendaftar ini akan menginap di rumah-rumah warga nantinya.
Baca Juga:Berdasarkan pendataannya jumlah yang menginap di warga mencapai 967 pengunjung.
Gaya Yasika Aulia Ramadhani Viral, Putri Anggota DPRD Sulawesi Selatan Kelola 41 Dapur MBG
Polwan Satbrimobda Polda NTT Raih Medali Emas Pada Kejurnas Tinju 2025 di Sulawesi Tengah
Jateng Juara Umum MQK Nasional 2025, Borong 10 Medali Emas
Polda NTT Amankan Dua Warga Sulawesi Terkait Kasus BBM
Polda NTT Kejar Tersangka Penggelapan Hingga ke Sulawesi Selatan