Pamit Memancing, Pria Di Flores Timur Ditemukan Tewas Mengapung Di Pantai
digtara.com -Robertus Dowo Making, warga Desa Serenuho, kecamatan Titehena, kabupaten Flores Timur, NTT ditemukan meninggal dengan posisi terapung di pantai Serenuho pada Jumat (27/3/2026).
Baca Juga:
Awalnya beberapa warga seperti Kamilus Bata (47) dan Valentinus Bereng (49) hendak memancing di pantai Serenuho di seputaran lapangan bola kaki Desa serinuho.
Namun saat tiba di pantai, mereka melihat ada seseorang terapung di air laut dengan posisi telungkup dengan jarak 10 meter.
Baca Juga:Warga pun melaporkan kejadian tersebut ke kepala desa Serenuho dan warga setempat sehingga warga di sekitarnya langsung ke pantai untuk mengevakuasi korban.
Saat itu, seorang anak perempuan, Putri Making datang juga ke pantai dan menyampaikan bahwa ayahnya belum pulang memancing sejak Kamis (26/3/2026) malam.
Putri pun mengenali jaket yang dipakai korban sehingga Putri Making langsung membalikkan tubuh korban dan ternyata korban tersebut adalah ayahnya.
Korban kemudian dievakuasi oleh warga dan diantar ke Puskesmas Lato untuk dilakukan pemeriksaan.
Anggota Polres Flores Timur dipimpin Kanit Pidum ke Polsek Titehena. Bersama Kapolsek dan anggota, pihak Polres Flores Timur kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga:Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lebih dari beberapa jam sebelum ditemukan.
Pemeriksaan luar dilakukan oleh dr. Delia Sathina dan dr. Maria Wilhelmina yang memastikan tidak ada tanda Kekerasan pada tubuh korban.
Sesuai pengakuan kerabat kalau korban juga mempunyai riwayat sakit lambung akut. Korban keluar mancing dari Kamis malam, di pantai Serenuho, desa Serenuho, kecamatan Titehena.
Setelah Sari, Polisi Amankan Lagi Seorang Pria Pelaku Pencabulan Anak
Korban Meninggal di Sabu Barat Positif Terkena Virus Leptospirosis, Pemkab Sabu Raijua Buat Langkah Penanganan Lanjutan
Modus Pencuri Sapi Di Kupang, Tembak Dengan Senpi Dan Kuliti Sapi Di Tempat
Remaja Pria Diamankan Saat Curi Helm Di Parkiran Lippo Plaza Kupang
Sejumlah Gudang Dan Rumah Di Sabu Barat Rusak Diterjang Hujan Dan Angin Puting Beliung