Akses Transportasi Pasca Jembatan Ambruk Di Kupang Dialihkan Ke Jalan Tani
digtara.com - Akses transportasi di wilayah Kabupaten Kupang terganggu setelah jembatan Naibonat di kilometer 36 Jalan Timor Raya amblas akibat derasnya arus sungai pada Rabu (25/3/2026) malam.
Baca Juga:
Amblasnya jembatan tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas antar wilayah, khususnya kendaraan yang hendak menuju sebagian Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka hingga ke negara Timor Leste.
Polres Kupang bersama jajaran Polsek Kupang Timur turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas.
Baca Juga:Kendaraan dari arah Kupang menuju wilayah-wilayah tersebut kini dialihkan melalui jalan tani di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur.
Kapolres Kupang AKBP Rudy JUnus Jacob Ledo melalui Kasi Humas Polres Kupang, Ipda Lalu Rohandy Hidayat menyampaikan bahwa pengalihan arus dilakukan guna menghindari kemacetan dan potensi bahaya bagi pengguna jalan, mengingat kondisi oprit jembatan yang tidak lagi dapat dilalui secara normal.
"Untuk sementara, seluruh kendaraan yang hendak menuju TTS, TTU, Belu, Malaka hingga Timor Leste diarahkan melewati jalur alternatif di Desa Oesao. Personel lalu lintas sudah ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu pengendara," ujarnya.
Kansar Kupang Kerahkan KN SAR Antareja 233 Ke Flores Bantu Penanganan Dampak Gempa
Polisi di Kupang Bubarkan Pesta Karena Suara Musik Hingga Subuh
Disebut 'Suanggi', Warga Oebufu-Kota Kupang Terlibat Salah Paham
Dibubarkan Polisi Namun Judi Sabung Ayam Masih Terjadi Di Kelurahan Airnona, Pemilik Lahan Beri Peringatan Tegas
Kurang dari 12 Jam, Polsek Kota Lama Bekuk Siswa Pelaku Penikaman Guru SMK Pelayaran Lasiana