Sabtu, 21 Maret 2026

Iseng-iseng Lompat Ke Laut Untuk Mandi dj Pelabuhan Manggarai Barat, Pemuda Asal Nagekeo Malah Meninggal Dunia

Imanuel Lodja - Jumat, 20 Maret 2026 16:00 WIB
Iseng-iseng Lompat Ke Laut Untuk Mandi dj Pelabuhan Manggarai Barat, Pemuda Asal Nagekeo Malah Meninggal Dunia
ist
Warga mengevakuasi seorang pria yang meloncat ke laut untuk mandi namun akhirnya meninggal dunia

digtara.com -Seorang pemuda, R (21), menghembuskan nafas terakhirnya setelah melompat ke laut untuk mandi saat kapal yang ia tumpangi sedang bersandar.

Baca Juga:

Peristiwa ini terjadi di Pelabuhan Multipurpose Wae Kelambu, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis (19/3/2026) siang.

Peristiwa ini bermula ketika kapal Niki Mila Utama merapat di dermaga sekitar pukul 13.30 Wita.

Kapal tersebut tengah transit dalam pelayaran panjang menuju Surabaya.

Baca Juga:

Di tengah proses bongkar muat yang padat, tiga orang rekan kerja yang berprofesi sebagai kernet truk ekspedisi memutuskan untuk turun ke laut demi menyegarkan diri dari cuaca panas.

Ketiga pemuda tersebut adalah Karolus Kewa Biha (24), Randi (23), dan korban R (21).

Ketiganya merupakan warga asal Kabupaten Ende dan Nagekeo yang sedang dalam perjalanan mengadu nasib menuju Pulau Jawa.

Sekitar pukul 14.15 Wita, R (21) yang baru saja melompat ke air tak kunjung muncul kembali ke permukaan.

Menyadari ada yang tidak beres, rekan-rekan korban mulai panik dan berteriak meminta tolong kepada petugas keamanan.

Baca Juga:

"Ada teman kami yang tenggelam! Dia melompat tadi tapi tidak muncul-muncul lagi ke atas," ujar salah satu rekan korban dengan suara bergetar dan wajah pucat saat melapor kepada petugas di lapangan.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Manggarai Barat, Lanal Labuan Bajo (TNI AL), dan petugas PT Pelindo segera melakukan penyisiran di titik koordinat terakhir korban terlihat.

Kasat Pamobvit Polres Manggarai Barat, Iptu Abnel Tamonob mengonfirmasi bahwa evakuasi dilakukan dengan sangat cepat, namun kondisi korban saat ditemukan sudah sangat kritis.

"Personel gabungan langsung bergerak ke lokasi begitu menerima informasi. Sekira pukul 14.30 Wita, petugas berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar air. Saat dievakuasi, yang bersangkutan sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri," jelas Iptu Abnel Tamonob dalam keterangannya pada Jumat (20/3/2026).

Petugas segera melarikan korban R ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Baca Juga:

Tim medis di instalasi gawat darurat langsung melakukan tindakan resusitasi selama hampir satu jam.

Namun, takdir berkata lain. Nyawa pemuda berusia 21 tahun itu tidak dapat diselamatkan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru