Siswa SIP Angkatan 55 Polda NTT Berbagi Dengan Anak Panti Asuhan
digtara.com -Belasan anggota polisi yang merupakan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 55 tahun 2026 berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan di Kota Kupang, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga:
Puluhan calon perwira Polri disambut hangat oleh pengelola panti bersama 52 anak asuh.
Kegiatan berbagi ini dipimpin Koordinator SIP 55 Polda NTT, Bung Kalendi Wawu.
Baca Juga:Dalam kunjungan tersebut, para siswa SIP menyerahkan bantuan berupa uang sembako sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak panti.
Bung Kalendi Wawu menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pengurus dan anak-anak panti.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen para siswa SIP untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di tengah masa liburan.
Ia juga menekankan bahwa bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, namun diharapkan dapat diterima dengan tulus sebagai bentuk kepedulian.
"Apa yang kami berikan hari ini masih jauh dari kata cukup. Jadi jangan dilihat dari berapa besar atau nilai yang kami berikan, tetapi dari niat dan ketulusan kami untuk berbagi," tambahnya.
Baca Juga:Pengelola panti, Dominggus Langkameng, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan tersebut.
Ia meyakini bahwa pertemuan itu merupakan bagian dari rencana Tuhan yang menghadirkan kasih melalui sesama.
"Kami percaya bahwa semua ini terjadi karena kehendak Tuhan. Kasih Tuhan itu nyata melalui kepedulian yang ditunjukkan hari ini," ungkapnya.
Interaksi langsung dengan para calon perwira Polri menjadi pengalaman berharga yang membangkitkan semangat mereka.
Baca Juga:
Hilang Saat Cari Ikan, Penyandang Disabilitas di Kupang Ditemukan Meninggal di Pinggir Pantai
Pemkot Kupang Sidak Pangkalan Minyak Tanah Dan Tegur Pedagang 'Nakal'
Hendak ke Malaysia, Lima Calon PMI Non Prosedural Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Dibangun Sejak Januari 2026, Polres Kupang Kini Punya Ruangan Pelayanan PPA dan PPO
Salah Paham Berujung Kekerasan Fisik, Warga di Kupang Pilih Berdamai