Senin, 04 Mei 2026

Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Tontonan Menarik Warga Kota Kupang

Imanuel Lodja - Rabu, 18 Maret 2026 17:00 WIB
Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Tontonan Menarik Warga Kota Kupang
ist
Pawai Ogoh-ogoh di Kota Kupang pada Rabu (18/3/2026) petang

digtara.com -Ratusan warga Kota Kupang memenuhi Jalan El Tari Kota Kupang, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga:

Warga tumpah ruah di jalan menyaksikan pawai Ogoh-Ogoh dan Tawur Kesanga untuk menyemarakkan penyambutan hari raya Nyepi Saka 1948 dengan Semangat "Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, ,Satu Keluarga"

Ratusan umat Hindu dan masyarakat umum memadati Bundaran El Tari, Kupang, Rabu (18/3/2026), untuk menyaksikan upacara Tawur Kesanga yang dirangkaikan dengan pawai Ogoh-Ogoh.

Acara ini sebagai puncak rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh esok, Kamis (19 Maret 2026).

Baca Juga:
Acara yang ini dibuka dengan sambutan-sambutan resmi yang penuh makna spiritual dan pesan kebersamaan.

Tema utama yang diusung adalah "Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga", yang menekankan persaudaraan lintas agama dan tanggung jawab kolektif menjaga harmoni bumi.

I Wayan Gede Astawa selaku Ketua Panitia Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 sekaligus Ketua Panitia Pawai Ogoh-Ogoh dan Tawur Kesanga, membuka sambutan dengan menyampaikan rangkaian kegiatan yang telah berjalan sejak awal Maret.

Ia menjelaskan bahwa acara dimulai dari aksi sosial donor darah pada 1 Maret 2026, yang melibatkan tidak hanya umat Hindu tetapi juga masyarakat umum sebagai wujud nyata nilai kemanusiaan.

"Kegiatan pembuka kami adalah bakti sosial donor darah. Tidak hanya umat Hindu, tetapi masyarakat umum juga ikut berpartisipasi menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan," ujar Astawa.

Panitia juga menggelar Saka Pogasewana berupa berbagi takjil dan berbuka puasa bersama warga di Masjid Al-Fitrah Oesapa, serta upacara Melasti pada 16 Maret 2026.

Baca Juga:
Menurutnya, semua kegiatan dirancang inklusif meski bertepatan dengan bulan Ramadan dan persiapan Idul Fitri.

"Karena waktunya bertepatan dengan bulan puasa dan menjelang Idul Fitri, banyak stakeholder yang memiliki kesibukan. Jadi untuk kegiatan kali ini kami menyesuaikan," tambahnya.

Walikota Kupang, Christian Widodo mengapresiasi pelestarian budaya Hindu di tengah keberagaman Nusa Tenggara Timur.

Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah agar acara berjalan lancar, aman, dan memperkuat toleransi antarumat beragama.

Tutut hadir perwakilan Forkopimda (TNI-Polri), termasuk Kapolres Kupang Kota atau Dandim yang menunjukkan komitmen pengamanan dan mengimbau masyarakat tetap tertib selama pawai serta hari hening Nyepi nanti.

Sementara itu, dr. I Wayan Ari Wijana S.Putra, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kupang, melalui wakilnya I Gusti Ngurah Suarnawa menyoroti makna spiritual Tawur Kesanga.

Baca Juga:
Ia mengemukakan ini tradis penyucian diri dan alam semesta (bhuwana agung dan bhuwana alit) dari kekuatan negatif. Ia mengajak seluruh umat untuk menghayati tema "Vasudaiva Kutumbakam" sebagai panggilan persatuan tanpa sekat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang

Tenggelam Saat Memancing, Enam Nelayan di Kupang Selamat dan Satu Nelayan Hilang

Pelaku Pencurian Di Kupang Beserta Barang Bukti Diamankan Tim Resmob Polres Kupang

Pelaku Pencurian Di Kupang Beserta Barang Bukti Diamankan Tim Resmob Polres Kupang

Pengangkutan BBM Ilegal di Kupang Libatkan Pelajar SMA

Pengangkutan BBM Ilegal di Kupang Libatkan Pelajar SMA

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Angkut BBM Ilegal di Oelpuah-Kupang Ditangkap Polisi

Jaga Keamanan Perairan NTT, Kapolda NTT Patroli Laut di Teluk Kupang

Jaga Keamanan Perairan NTT, Kapolda NTT Patroli Laut di Teluk Kupang

Lansia Perempuan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Lansia Perempuan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Komentar
Berita Terbaru