Terseret Arus Sungai, Warga Kota Kupang Ditemukan Meninggal di Amfoang Utara
Imanuel Lodja - Senin, 16 Maret 2026 14:43 WIB
ist
Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dalam sungai
Di lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sejumlah barang milik korban antara lain satu unit sepeda motor Honda CRF dengan nomor polisi DH 5091 CP, celana panjang jeans berwarna biru, sebuah kantong plastik merah putih berisi dua bungkus kopi dan biskuit, serta satu buah helm berwarna hitam.
Pemeriksaan medis awal dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Naikliu yaitu Simon Rondo dan John Huru.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan penolakan terhadap pemeriksaan dalam atau autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi.
Dari analisa sementara, korban diduga meninggal dunia akibat terseret arus banjir ketika mencoba menyeberangi kali menggunakan sepeda motor, mengingat beberapa hari terakhir wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi sehingga debit air sungai meningkat.
Baca Juga:Jenazah korban selanjutnya dibawa oleh pihak keluarga dari Rumah Sakit Pratama Naikliu untuk dipulangkan ke Kota Kupang dan dimakamkan.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi sungai atau jalur yang rawan banjir terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
195 Personel Polda NTT Perkuat Pengamanan Hari Raya di Kota Kupang
Banjir Meluap, Siswa di Amfoang Utara Harus Menunggu Air Surut Hingga Lapar
Eksploitasi Anak Dibawah Umur, Polisi Amankan Pelaku dan Dua Gadis Remaja
Jual Sepeda Motor Milik Mertua Untuk Senang-Senang, Residivis di Kota Kupang Diamankan Polisi Saat Nongkrong di Cafe
Pemulung di Kota Kupang Ditemukan Meninggal Dalam Gubuknya
Bandara El Tari Kupang Bakal Alami Lonjakan Penumpang Sebelum dan Pasca Lebaran
Komentar