Sabtu, 14 Maret 2026

Kebakaran Vegetasi di Gunung Iya, Ende, Masih Berlanjut

Imanuel Lodja - Sabtu, 14 Maret 2026 13:44 WIB
Kebakaran Vegetasi di Gunung Iya, Ende, Masih Berlanjut
ist
Kebakaran Vegetasi di Gunung Iya, Ende, Masih Berlanjut
Pemantauan juga melibatkan drone untuk memetakan luas kebakaran di sisi selatan gunung.

Baca Juga:

Pihak berwenang terus memantau perkembangan melalui Pos Pengamatan Gunung Iya dan MAGMA Indonesia. Masyarakat di sekitar gunung serta wisatawan diimbau tetap waspada dan tidak memasuki radius 2 kilometer dari kawah aktif, sesuai rekomendasi status level aktivitas gunung yang masih berada pada level normal hingga waspada (belum dinaikkan karena kebakaran ini).

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun musim kemarau dan kondisi vegetasi kering diduga menjadi faktor pemicu utama.

Petugas mengimbau masyarakat tidak panik dan mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi serta BPBD setempat untuk menghindari informasi yang menyesatkan terkait potensi erupsi.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur

Tiga Pencuri Perangkat Komputer Sekolah di Ende Dibekuk Polisi, Dua Diantaranya Masih Dibawah Umur

Buruh Harian Lepas di Ende Berulang Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur

Buruh Harian Lepas di Ende Berulang Kali Setubuhi Anak Dibawah Umur

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Rumah Terbakar di Sumba Barat Daya, Satu Warga Dianiaya dengan Parang

Di Ende, Polantas Sapa Warga dengan Berpatroli Sambil Bagikan Menu Sahur

Di Ende, Polantas Sapa Warga dengan Berpatroli Sambil Bagikan Menu Sahur

Tim Visa Kemenhaj Lembur Hingga Waktu Sahur, Pemvisaan Jemaah Haji Capai 162 Ribu Target Rampung Awal Maret

Tim Visa Kemenhaj Lembur Hingga Waktu Sahur, Pemvisaan Jemaah Haji Capai 162 Ribu Target Rampung Awal Maret

Gandeng IPB University, Kemenhaj Perkuat Penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji

Gandeng IPB University, Kemenhaj Perkuat Penyusunan Cetak Biru Ekosistem Ekonomi Haji

Komentar
Berita Terbaru