Rabu, 29 April 2026

Puluhan Ekor Paus Mati, Brimob Polda NTT Bantu Evakuasi dan Kubur Bangkai Paus

Imanuel Lodja - Rabu, 11 Maret 2026 10:36 WIB
Puluhan Ekor Paus Mati, Brimob Polda NTT Bantu Evakuasi dan Kubur Bangkai Paus
ist
Puluhan Ekor Paus Mati, Brimob Polda NTT Bantu Evakuasi dan Kubur Bangkai Paus

digtara.com -Sebanyak 21 ekor paus pilot terdampar dan ditemukan mati di perairan surut Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga:

Personel Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama sejumlah instansi terkait berupaya mengevakuasi.

Evakuasi melibatkan 15 personel Kompi 3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda NTT, personel Lanal Pulau Rote, anggota Polsek Rote Barat Daya, serta petugas dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao, Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao, dan masyarakat setempat.

Dansat Brimob Polda NTT, Kombes Pol Afrizal Asri mengatakan bahwa evakuasi dilakukan sebagai upaya mencegah dampak negatif bagi kesehatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:
"Evakuasi bangkai paus ini dilakukan untuk mencegah dampak lingkungan maupun gangguan kesehatan masyarakat akibat proses pembusukan, sekaligus memastikan penanganannya dilakukan sesuai prosedur yang berlaku," ujar Kombes Pol Afrizal Asri pada Selasa (10/3/2026) malam.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel sebelum tim menuju lokasi kejadian di Desa Fuafuni.

Tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi terhadap paus pilot yang terdampar di perairan surut wilayah tersebut.

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh personel Brimob, anggota TNI AL dari Lanal Pulau Rote, anggota Polsek Rote Barat Daya, serta masyarakat setempat.

Setelah proses evakuasi selesai, bangkai paus kemudian dikuburkan menggunakan alat berat ekskavator milik Pemerintah Kabupaten Rote Ndao guna mencegah pencemaran lingkungan.

Proses penguburan seluruh bangkai paus pilot selesai dilaksanakan pada Selasa petang.

Baca Juga:
Seluruh personel kembali ke markas setelah memastikan lokasi dalam kondisi aman.

Kombes Pol Afrizal Asri mengakui penanganan paus terdampar dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait agar sesuai dengan standar penanganan satwa laut yang dilindungi.

"Penanganan dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait, termasuk identifikasi jenis paus dan pengambilan sampel ilmiah sebelum dilakukan penguburan secara aman dan ramah lingkungan," jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat Desa Fuafuni yang turut membantu proses evakuasi serta menunjukkan perhatian terhadap pelestarian satwa laut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Lansia di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia Usai Mabuk Miras

Lansia di Rote Ndao Ditemukan Meninggal Dunia Usai Mabuk Miras

Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Dilatih Polres Rote Ndao Selama Dua Pekan, Puluhan Satpam Siap Bekerja

Polres Rote Ndao-Imigrasi Klas I Kupang Perkuat Sinergi Atasi People Smuggling

Polres Rote Ndao-Imigrasi Klas I Kupang Perkuat Sinergi Atasi People Smuggling

Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang

Masalah Ternak Domba, Warga Rote Ndao Tewas Ditebas dengan Parang

Menyeberang Lautan, Kapolres Rote Ndao Antar Bantuan Kapolda NTT ke Landu Leko dari Rumah ke Rumah

Menyeberang Lautan, Kapolres Rote Ndao Antar Bantuan Kapolda NTT ke Landu Leko dari Rumah ke Rumah

Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal

Dukung Semarak Pawai Paskah 2026, Polres Rote Ndao Beri Pengamanan Maksimal

Komentar
Berita Terbaru