Curah Hujan Tinggi, Harga Cabai di Malaka Naik dan Stok Minyak Kita Kosong
digtara.com -Aparat keamanan Polres Malaka dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Malaka memantau harga dan ketersediaan Sembako.
Baca Juga:
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga stabilitas harga dan memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap aman.
Hasil pemantauan di lapangan, secara umum harga Sembako dan bahan pokok menjelang Idul Fitri relatif normal dan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Baca Juga:Ketersediaan komoditas seperti beras, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya juga terpantau dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Namun demikian, terdapat kenaikan harga pada komoditas cabai yang saat ini mencapai Rp 65.000 per kilogram.
Kenaikan tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang berdampak pada menurunnya hasil panen petani.
Untuk komoditas minyak goreng "minyak kita", sejumlah pengecer menyampaikan bahwa stok saat ini masih kosong karena distributor belum mendistribusikan barang ke wilayah Kabupaten Malaka.
Kondisi ini terus dipantau dan dikoordinasikan bersama instansi terkait agar distribusi dapat segera kembali normal.
Baca Juga:Personel Polres Malaka bersama Dinas Perindag juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang dan tetap menjual kebutuhan pokok sesuai ketentuan harga yang berlaku.
Polres Malaka terus mendukung kebijakan pemerintah dalam pengendalian harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri.
Baca Juga:
ODGJ di Kabupaten TTS Lempari Warga Hingga Kritis, Diamankan di Perbatasan Kabupaten Malaka
IRT di Malaka-NTT Melahirkan dalam Kondisi Tangan Luka Parah Ditebas Suami
Dipulangkan ke Negara Asal, Jenazah WNA Kanada Bakal Diotopsi
Lansia di Malaka-NTT Ditemukan Meninggal, Diduga Diterkam Buaya
Tiga Warga TTU Disekap dan Dianiaya di Malaka