100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan
digtara.com -Selama 100 hari terakhir, Polrestabes Medan bersama Polsek jajaran berhasil mengungkap 526 kasus tindak pidana narkoba dengan total 718 tersangka.
Baca Juga:
Ratusan Kasus Narkoba Diungkap dalam 100 Hari
Kapolrestabes Medan menjelaskan, dari ratusan kasus narkoba yang diungkap, klasifikasi barang bukti yang diamankan meliputi sabu, ganja, pil ekstasi, pil Happy Five, cairan liquid vape mengandung narkotika, serta ratusan botol minuman beralkohol.
Baca Juga:"Selama 100 hari ada 526 kasus tindak pidana narkoba yang berhasil diungkap, dengan 718 tersangka," ujarnya.
Dalam konferensi pers tersebut, aparat juga menampilkan sejumlah barang bukti mulai dari paket sabu, pil ekstasi, hingga cairan liquid vape yang mengandung zat berbahaya. Deretan barang bukti ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Medan.
Angka Kejahatan 3C di Medan Turun 14 Persen
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia menyampaikan penghargaan kepada Kapolrestabes Medan dan seluruh jajaran atas capaian dalam 100 hari kerja.
"Atas nama Pemko Medan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Berbagai kasus berhasil diungkap. Ini kerja nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat," kata Rico Waas.
Baca Juga:Sinergi Pemko Medan dan Aparat Penegak Hukum
Rico Waas menilai keberhasilan pengungkapan ratusan kasus narkoba tersebut merupakan hasil kolaborasi yang solid antara kepolisian dan masyarakat. Ia juga menyoroti temuan narkotika jenis baru yang dikemas dalam bentuk liquid vape.
Menurutnya, bentuk tersebut sangat berbahaya karena menyerupai produk umum dan berpotensi menjerat generasi muda.
Pemko Medan bersama kepolisian juga terus memperkuat pengawasan terhadap tempat hiburan malam guna memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan sesuai aturan. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan diberikan.
Komitmen Berkelanjutan Berantas Narkoba di Medan
Baca Juga:Wali Kota Medan menegaskan bahwa menjaga keamanan kota bukan hanya soal penindakan hukum, tetapi juga pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan partisipasi aktif masyarakat, upaya pemberantasan narkoba di Medan diharapkan terus berjalan konsisten dan berkelanjutan demi menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 11 Desember 2025
Terungkap! Otak Pelaku Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu di Medan, Motif Dendam Pribadi
Pemko Medan Dukung Tani Merdeka Indonesia Kembangkan Pertanian Modern di Perkotaan
Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak Resmi Jabat Kapolrestabes Medan
Truk Pengangkut Sawit Terbakar dan Meledak di Tol Belmera, Lalin Sempat Macet