TKP Penemuan Jenazah WNA Kanada Bersih, Polisi Temukan Surat Wasiat
digtara.com -Tim Inafis Sat Reskrim Polres Manggarai Barat melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara di kamar nomor 11 hotel Greenhill Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada Sabtu (14/2/2026) petang.
Baca Juga:
Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, AKP Lufthi Darmawan Aditya, membeberkan detail teknis posisi jenazah yang tidak biasa.
ML alias Marc ditemukan duduk bersandar di dinding dekat kamar mandi, namun lehernya terikat tali yang dikaitkan ke tiang kayu penyangga lemari.
Baca Juga:"TKP dalam keadaan bersih. Jenazah ditemukan dalam keadaan duduk tersandar pada dinding kamar sebelah kiri dekat kamar mandi dalam kondisi leher terikat seutas tali dengan ujung tali terikat ke kayu vertikal penyangga lemari dalam kamar," ungkap AKP Lufthi saat dikonfirmasi, Sabtu (14/2/2026) malam.
Di dalam kamar, polisi mengamankan sejumlah barang pribadi, termasuk paspor, dompet, lencana Polisi Militer Kanada, serta dokumen asuransi CAA.
Namun, temuan yang paling krusial adalah secarik kertas yang diduga sebagai pesan terakhir korban kepada dunia.
Hasil visum luar di RSUD Komodo hingga pukul 17.50 Wita memperkuat dugaan bunuh diri.
Tim medis menemukan ciri klinis identik dengan gantung diri, seperti wajah ungu kebiruan (sianosis) dan lidah tergigit.
Baca Juga:"Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan tumpul maupun tajam pada tubuh korban. Diduga kuat korban melakukan tindakan bunuh diri," tambahnya.
Saksi terakhir yang melihat korban dalam keadaan hidup adalah Venansius Aprilianus Tagang, seorang petugas keamanan (security) hotel. Ia berpapasan dengan Marc Lamy pada malam hari, 12 Februari 2026.
"Sekitar jam 11 malam, saya berpapasan dengan korban di area resto. Beliau membawa kantong plastik putih berisi snack, habis keluar dari hotel lalu kembali lagi. Tidak ada komunikasi, hanya sempat berpapasan," kenang Venansius tentang momen singkat sebelum kejadian tragis itu.
"Sampai saat ini belum ada informasi lanjutan dari keluarga sehingga jenazah masih di ruang jenazah rumah sakit," tambah Kasat.
Meski dugaan kuat mengarah pada bunuh diri, polisi tetap mendalami motif di balik keputusan nekat pria yang baru saja merayakan ulang tahun ke-61 pada November lalu itu.
Baca Juga:"Kita cek TKP dan olah TKP sudah dilakukan. Tim inafis bersama piket telah membawa jenazah ke ruangan Jenazah RSUD Komodo untuk dilakukan visum lebih lanjut," tutup AKP Lufthi.
ML alias Marc, Warga Negara Asing (WNA) asal Kanada ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar di hotel Greenhill Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Pria berusia 62 tahun ini diduga bunuh diri pada Jumat (13/2/2026).
Keberadaan korban yang meninggal dalam posisi duduk disisi tempat tidur pertama kali diketahui oleh BBL alias Bruno dan YD alias Yuven yang sehari-hari bekerja sebagai housekeeping di hotel tersebut.
Pada Jumat siang, Bruno hendak memeriksa dan membersihkan kamar yang rutin dilakukan setiap hari.
Baca Juga:Ia ke kamar nomor 11 yang ditempati korban. Saat membuka pintu kamar, ia melihat korban dalam posisi duduk sehingga Bruno pun menutup kembali pintu kamar dan batal membersihkan kamar tersebut.
Selang satu jam kemudian, Yuven ke kamar nomor 11 dengan maksud yang sama membersihkan kamar
Yuven membuka pintu kamar yang tidak terkunci karena tidak ada jawaban saat ia mengetuk pintu kamar.
Keduanya pun melaporkan kepada Grace, penanggung jawab/manager hotel dan kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Manggarai Barat.
VT alias Venansius, security hotel mengaku sempat bertemu korban pada Kamis malam.
Baca Juga:Saat itu ia hendak mengecek sanyo air. Kedua sempat bertegur sapa.
Korban diketahui menginap di hotel tersebut seorang diri dalam beberapa hari.
Tim Inafis Polres Manggarai Barat juga ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Baca Juga:Di dalam kamar hotel ditemukan paspor korban, dompet berisi uang dan data diri korban, kartu tanda pengenal dan lencana polisi militer Kanada atas nama korban.
Polisi sudah meminta keterangan dari saksi- saksi yang mengatakan kalau tidak ada tamu lain yang selama ini bertemu korban.
Aparat kepolisian pun memasang garis polisi di tempat kejadian perkara guna memudahkan proses oleh kepolisian.
Aipda Arkadius Modestus Arno Rela Berlutut Cegah Pertumpahan Darah Dalam Aksi Massa di Manggarai
Ditangkap di Rote Ndao, Tujuh WNA Uzbekistan dan China Dilimpahkan ke Imigrasi Kupang
Penyu Sisik Diamankan Personel Direktorat Polairud Polda NTT
Sakit Dalam Pelayaran, WNA China Dievakuasi dan Dilarikan ke Rumah Sakit
Dua Tersangka Tenggelamnya KLM Putri Sakinah Dilimpahkan ke Kejaksaan