Senin, 09 Februari 2026

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

Imanuel Lodja - Jumat, 06 Februari 2026 20:52 WIB
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
ist
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

digtara.com -Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Baca Juga:

Rakor tersebut digelar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak.

Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

Baca Juga:
"Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi," ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan.

Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, dimana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga.

Baca Juga:
Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah.

Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 9 Februari 2026, Berisiko Melemah ke Rp16.920

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini 9 Februari 2026, Berisiko Melemah ke Rp16.920

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 9 Februari 2026, Waspada Koreksi ke 7.712

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 9 Februari 2026, Waspada Koreksi ke 7.712

Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini 7 Februari 2026, Mata Uang Garuda Masih Tertekan di Kisaran Rp16.800

Kurs Dolar ke Rupiah Hari Ini 7 Februari 2026, Mata Uang Garuda Masih Tertekan di Kisaran Rp16.800

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Jumat 6 Februari 2026 Melemah ke Rp16.842 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Jumat 6 Februari 2026 Melemah ke Rp16.842 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 4 Februari 2026 Melemah di Tengah Sentimen Global

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 4 Februari 2026 Melemah di Tengah Sentimen Global

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Melemah ke Rp16.798 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Selasa 3 Februari 2026 Melemah ke Rp16.798 per Dolar AS

Komentar
Berita Terbaru