Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rabu 4 Februari 2026 Melemah di Tengah Sentimen Global
digtara.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026, diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung ditutup melemah di kisaran Rp16.750 hingga Rp16.780 per dolar AS.
Baca Juga:
Sentimen Global Tekan Pergerakan Rupiah
Baca Juga:Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menjelaskan, pergerakan rupiah saat ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik.
Dari eksternal, pasar global masih dibayangi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang menunjukkan eskalasi. Kondisi tersebut meningkatkan kehati-hatian pelaku pasar dan memicu pergerakan aset safe haven.
Selain itu, sektor perdagangan global turut menjadi perhatian setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan dagang dengan India. Dalam kesepakatan tersebut, AS memangkas tarif impor barang India dari 50% menjadi 18% sebagai imbalan atas penghentian pembelian minyak Rusia oleh India.
Dari sisi moneter, pasar juga mencermati langkah Donald Trump yang menominasikan mantan Gubernur Federal Reserve, Kevin Warsh, sebagai calon Ketua The Fed berikutnya.
Menurut Ibrahim, meski Warsh cenderung mendukung kebijakan suku bunga rendah, pandangannya terhadap kebijakan moneter tetap relatif ketat.
Baca Juga:"Warsh memang mendukung tuntutan Trump untuk suku bunga lebih rendah, namun ia juga mengkritik pembelian aset The Fed dan menyerukan neraca yang lebih kecil. Hal ini berpotensi membuat kebijakan moneter tetap ketat dalam beberapa tahun ke depan," ujar Ibrahim, Selasa (3/2/2026).
Data Domestik Beri Penopang Rupiah
Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari rilis data ekonomi terbaru. S&P Global Market Intelligence mencatat Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia berada di level 52,6 pada Januari 2026, naik dari 51,2 pada Desember 2025.
Ibrahim menambahkan, survei S&P juga menunjukkan peningkatan kebutuhan produksi yang mendorong perusahaan untuk menaikkan pembelian input selama enam bulan berturut-turut. Selain itu, perusahaan mulai menambah inventaris pra dan pasca produksi sebagai antisipasi kenaikan permintaan yang berkelanjutan.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed