Kamis, 14 Mei 2026

Satgas Sapu Bersih Temukan Kenaikan Harga Bawang dan Cabai di Pasar

Imanuel Lodja - Kamis, 05 Februari 2026 13:58 WIB
Satgas Sapu Bersih Temukan Kenaikan Harga Bawang dan Cabai di Pasar
ist
Pengecekan harga komoditi oleh Satgas Sapu Bersih, Kamis (5/2/2026).

digtara.com -Harga sejumlah komoditas pangan strategis, khususnya bawang merah, bawang putih dan cabai, mengalami lonjakan signifikan di Kota Kupang.

Baca Juga:

Hal itu ditemukan Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika melakukan pengecekan harga, ketersediaan stok, serta mutu dan keamanan pangan di Pasar Inpres Naikoten I Kupang, Kamis (5/2/2026).

Pengawasan yang digelar dimulai dari Pasar Kasih Naikoten dan dilanjutkan ke Hypermart Lippo Plaza Kupang.

Satgas merupakan gabungan Subdit IV Ditreskrimsus Polda NTT bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Disperindag NTT, serta Dinas Peternakan Provinsi NTT.

Baca Juga:
Operasi pasar ini dipimpin Kasubdit I/ Indag Ditreskrimsus Polda NTT, AKBP Hario Prasetyo Seno.

Dari hasil pemantauan di pasar tradisional, Satgas menemukan kenaikan harga bawang merah dan cabai yang melampaui harga acuan pemerintah.

Harga cabai keriting, cabai besar, dan cabai rawit yang semula berada pada kisaran Rp 55 ribu hingga Rp 60 ribu per kilogram, melonjak hingga Rp 80 ribu per kilogram.

Sementara harga kacang kedelai turut naik dari Rp 70 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogram.

Yanfan Kana Mangngi, salah satu pedagang di pasar Inpres mengatakan pasokan cabai yang dijualnya berasal dari Atambua, Kabupaten Belu.

Sedangkan kacang kedelai didatangkan dari Surabaya, Jawa Timur dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Baca Juga:
Menurutnya, kondisi cuaca turut memengaruhi pasokan dan harga di pasaran.

Selain cabai dan bawang merah, Satgas juga melakukan pengecekan terhadap komoditas lain seperti daging ayam, daging sapi, telur ayam, beras, serta minyak goreng.

Harga minyak goreng juga dilaporkan ikut mengalami kenaikan.

Pedagang telur, Natan Wie, mengungkapkan harga telur ayam mulai naik sejak sekitar satu minggu terakhir.

Telur yang didatangkan dari distributor asal Surabaya dibelinya dengan harga Rp 340 ribu per ikat berisi enam rak, kemudian dijual Rp 70 ribu per rak atau Rp 2.000 per butir.

"Baru naik satu minggu terakhir, pengaruh cuaca," ujarnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pencuri dan Anjing Hasil Curian Ditangkap Tim Resmob Polres Kupang

Pencuri dan Anjing Hasil Curian Ditangkap Tim Resmob Polres Kupang

Berniat Perbaiki Kabel Putus, Warga Manggarai Malah Tewas Tersengat Arus Listrik

Berniat Perbaiki Kabel Putus, Warga Manggarai Malah Tewas Tersengat Arus Listrik

Bangunan Panti Asuhan di Kupang Terbakar

Bangunan Panti Asuhan di Kupang Terbakar

Kakek Pemerkosa Lima Anak di Kabupaten TTU Dituntut 19 Tahun Penjara Tanpa Tuntutan Restitusi

Kakek Pemerkosa Lima Anak di Kabupaten TTU Dituntut 19 Tahun Penjara Tanpa Tuntutan Restitusi

Temui Uskup Agung Kupang, Kapolres Kupang Minta Dukungan Gereja Jaga Kamtibmas

Temui Uskup Agung Kupang, Kapolres Kupang Minta Dukungan Gereja Jaga Kamtibmas

Dalam Sepekan, Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

Dalam Sepekan, Tiga Warga Ditemukan Meninggal di Kota Kupang

Komentar
Berita Terbaru