Korban Serangan Buaya di Sumba Barat Daya Ditemukan Hanyut Terbawa Arus, Begini Kondisinya
digtara.com -Krisdewo Holo (11), remaja di Kabupaten Sumba Barat Daya yang hilang diterkam buaya pada Sabtu (31/1/2026) malam akhirnya ditemukan.
Baca Juga:
Namun saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kondisi tubuh korban masih dalam keadaan utuh, namun terdapat luka pada dahi kanan dan patah pada bagian kaki kanan.
Baca Juga:Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu melalui Kasi Humas, AKP Bernardus Mbili Kandi yang dikonfirmasi membenarkan penemuan ini.
"Sudah ditemukan sore tadi sekitar pukul 16.00 wita dalam keadaan mengambang dan hanyut. (Korban) sudah meninggal," ujarnya pada Senin malam.
Jenazah pelajar sekolah dasar yang juga warga Kampung Ratenggaro, Desa Maliti Bondo Ate, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya ini ditemukan oleh Lukas Loghe Rode (60) dan beberapa warga yang lain.
Keempat warga Kampung Wainyapu,, Desa Wainyapu, kecamatan Kodi Balaghar ini menyusuri pesisir muara Ratenggaro dari bagian desa Wainyapu, kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Pencarian dilakukan sejak Minggu (1/2/2026) tengah malam hingga Senin petang.
Baca Juga:Sekitar pukul 16.30 wita, di pinggir Muara Ratenggaro, Lukas Loghe Rode melihat tubuh korban dalam keadaan telungkup, mengambang dan hanyut terbawa arus air ke arah mulut muara Ratenggaro.
Ia memberitahukan tiga rekannya yang lain yang saat itu sedang bersama-sama mencari korban yang diserang buaya.
Mereka sempat kesulitan mengevakuasi korban karena terhalang semak-semak dan pepohonan.
Kaget Ada Gempa, Lansia Perempuan di Sumba Barat Daya Meninggal Dunia
Walau Ada 62 Gempa Susulan di Sumba Barat Daya Namun Tidak Berpotensi Tsunami
Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia
Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami