Baling-baling Mesin Perahu Terlepas, Dua Nelayan di Kabupaten Sikka Hilang di Laut
Baca Juga:
Kedua korban hingga saat ini masih berstatus Dalam Pencarian (DP).
Tidak ada laporan korban selamat maupun korban meninggal dunia.
Baca Juga:Perahu yang digunakan korban memiliki ciri warna biru, putih, dan merah, dengan mesin tempel 35 PK.
Dari sisi kondisi alam, cuaca di wilayah perairan Paga dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin berkisar 5–10 knot dan arah angin bertiup dari utara ke selatan.
Meski relatif kondusif, faktor arus dan kondisi laut tetap menjadi tantangan dalam pelaksanaan pencarian.
Pada hari yang sama, personel Polairud memberikan imbauan kamtibmas kepada buruh pelabuhan, nahkoda, serta anak buah kapal nelayan di Pelabuhan Wuring, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, melengkapi alat keselamatan, serta tidak memaksakan diri melaut saat cuaca tidak bersahabat.
Selain itu, nelayan juga diingatkan untuk tidak menggunakan alat tangkap ilegal dan merusak lingkungan, seperti bom ikan dan potasium, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi keadaan darurat di laut.
Baca Juga:Polres Sikka menegaskan bahwa upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga kedua korban ditemukan.
Aparat juga mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung proses pencarian dengan memberikan informasi yang akurat kepada petugas di lapangan.
Korban Terakhir Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan Tim SAR Gabungan
Balita di Kabupaten Sikka Ditemukan Tenggelam dalam Lubang Galian MCK
Tangani Kasus Kekerasan Seksual Secara Profesional, Polres TTU Segera Tetapkan Tersangka
Tiga Bocah di Sumba Barat Daya Hilang Tersapu Ombak Saat Nonton Kapal Karam, Dua Ditemukan Meninggal Dunia
Kapal Nelayan di Flores Timur Tenggelam Diterjang Gelombang Tinggi