Minggu, 27 September 2026

Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi

Imanuel Lodja - Selasa, 27 Januari 2026 10:30 WIB
Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi
ist
Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi

digtara.com -Mahesa Pena Oni (15), remaja pria di Kabupaten Sabu Raijua ditemukan meninggal dalam kandang babi di belakang rumahnya di RT 004/RW 002, dusun I, Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.

Baca Juga:

Harak antara rumah orang tua korban dengan kandang babi sekitar lima meter.

Korban terkena aliran listrik pada Senin, 26 Januari 2026 siang sekitar pukul 13.00 Wita.

Ia sempat dilarikan ke rumah sakit umum Menia, Kabupaten Sabu Raijua.

Baca Juga:
Saat kejadian, kedua orang tua korban Marthen Pena Oni (46) dan Mariana Haba (40) sedang ke Seba mencari Bahan Bakar Minyak (BBM).

Senin siang, orang tua korban meminta korban memotong rumput untuk pakan ternak sapi karena kedua orang tua korban hendak ke desa tetangga untuk mencari BBM.

Setelah kedua orang tua korban berangkat, korban keluar dari dalam rumah dan mengambil selang air untuk menyiram ternak babi yang kepanasan.

Pada saat itu korban tidak mengetahui kalau kabel dinamo yang disambung tidak diberi isolasi, sehingga korban kesetrum listrik di bagian belakang leher.

Sekitar setengah jam kemudian, kedua orang tua korban pulang ke rumah. Ayah korban ke WC, sementara ibu korban masuk ke dalam rumah.

Ibu korban melihat colokan kabel dinamo sementara tercolok sehingga ibu korban mencabut colokan dinamo tersebut lalu menuju ke kandang babi untuk melihat korban.

Baca Juga:
Di kandang babi, ibu korban melihat korban tergeletak di tanah sehingga ia berteriak memanggil ayah korban untuk melihat kondisi korban.

Ayah korban sempat menelepon pihak rumah sakit Menia, namun karena tidak ada respon maka ayah korban meminta tolong warga untuk membawanya ke rumah sakit Menia.

Dalam perjalanan ke rumah sakit, korban masih bernafas. Namun sesampainya di rumah sakit sekitar pukul 14,20 Wita, korban meninggal dunia.

Korban kemudian dibawa pulang pihak keluarga dan jenazah disemayamkan di rumah orang tua korban.

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis membenarkan kejadian ini dan mengaku kalau kasus ini sudah ditangani namun orang tua korban iklas menerima kematian korban.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal

Salut, Dibantu Polisi Sopir Taksi di Kupang Kembalikan Laptop Penumpang Yang Sudah Dua Pekan Tertinggal

Pantau Sejumlah SPBU, Kapolres Belu Pastikan Distribusi dan Stok BBM di Belu Aman

Pantau Sejumlah SPBU, Kapolres Belu Pastikan Distribusi dan Stok BBM di Belu Aman

Anggota Polres Sabu Sempat DPO Kembali Bertugas Di Polres Sabu Raijua

Anggota Polres Sabu Sempat DPO Kembali Bertugas Di Polres Sabu Raijua

Kapolda NTT Resmikan Barak Siaga dan Rumah Dinas di Sabu Raijua

Kapolda NTT Resmikan Barak Siaga dan Rumah Dinas di Sabu Raijua

Kapolda NTT Disambut Penyerahan Petisi dari Warga Saat Kunjungan ke Sabu Raijua

Kapolda NTT Disambut Penyerahan Petisi dari Warga Saat Kunjungan ke Sabu Raijua

Puluhan Hektar Lahan Kosong di Sabu Raijua Terbakar, Polisi dan Warga Turun Tangan Padamkan Api

Puluhan Hektar Lahan Kosong di Sabu Raijua Terbakar, Polisi dan Warga Turun Tangan Padamkan Api

Komentar
Berita Terbaru