Satu Korban Tertimbun Tanah Longsor di Manggarai Timur Ditemukan
digtara.com -Upaya pencarian oleh tim SAR gabungan dan warga masyarakat pada Senin (26/1/2026) terhadap korban tanah longsor di Kabupaten Manggarai Timur, NTT membuahkan hasil.
Baca Juga:
Penemuan satu jenazah ini dibenarkan Kapolres Manggarai Timur, AKBP Haryanto dalam keterangannya pada Senin siang.
Salah satu korban ditemukan dalam material tanah longsor diduga atas nama Yustina Mira, seorang pelajar yang juga warga Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur," ujar Kapolres.
Baca Juga:Jenazah korban langsung dievakuasi ke balai Desa Gorong Meni untuk identifikasi dan visum.
Dengan penemuan ini maka sudah empat orang warga dinyatakan meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian.
Bencana tanah longsor melanda Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Kapolsek Lamba Leda Utara, Iptu Aris Ahmad menjelaskan, longsor terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
Sekitar pukul 16.00 Wita, warga mendengar suara gemuruh dan getaran tanah sebelum material tanah dan batu dari bukit di sebelah timur Kampung Pau runtuh dan menimpa permukiman warga.
Baca Juga:Dalam kejadian ini, empat warga sempat tertimbun longsor. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia, yakni Theresia Resem (50), Yustina Mira (18), dan Albina Ria (45).
Dua korban saat itu tertimbun material longsor dan hingga Jumat (23/1/2026) masih dalam proses pencarian.
Sementara satu korban lainnya, balita berusia tiga tahun, selamat dan telah dipulangkan setelah mendapat perawatan medis.
Material longsor turut merusak persawahan milik 38 kepala keluarga di tiga kampung, menewaskan ternak warga, menimbun kebun kopi, kemiri, dan cengkeh, serta merusak saluran irigasi Wae Nua dan Wejang Rating. Dua ruang kelas SDK Meni juga terdampak longsoran.
Tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat telah melakukan evakuasi, penanganan darurat, dan pencarian korban secara manual.
Namun upaya tersebut masih terkendala cuaca ekstrem dan akses jalan yang rusak berat.
Baca Juga:Evakuasi lanjutan oleh tim gabungan direncanakan kembali dilakukan pada Senin (26/1/2026).
Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Tanah Longsor Secara Manual di Manggarai Timur Dilakukan Secara Manual
Tiga Warga Manggarai Timur Meninggal Akibat Longsor, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Dua Warga Masih Tertimbun, Satbrimob Polda NTT Bantu Cari Korban Longsor Goreng Meni
Dua Perempuan di Manggarai Timur Masih Tertimbun Tanah Longsor
Dua Warga Hilang Pasca Longsor di Kabupaten Manggarai Timur