Dua Warga Hilang Pasca Longsor di Kabupaten Manggarai Timur
digtara.com -Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Manggarai Timur, NTT menyebabkan terjadinya bencana longsor di beberapa wilayah.
Baca Juga:
Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, longsor terjadi pada Kamis (22/1/2026) pukul 15.00 wita.
Longsoran tanah menimpa rumah warga, Kongradus Lasa. Ada dua korban tertimbun yang belum ditemukan.
Baca Juga:Dua orang lainnya berhasil dievakuasi dari lokasi dan mendapat perawatan di Puskemas Benteng Jawa namun satu orang korban meninggal pada Jumat (23/1/2026/2026)
Terdapat dua dusun di Desa Goreng Meni yang mengungsi yaitu dusun Sosor Alo (90 KK), Dusun Buru Pote (137 KK).
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada.
"Saya minta kepada warga yang terdampak khususnya keluarga korban untuk tetap tabah dan tidak putus asa. Bersama kita akan melakukan segala upaya untuk menemukan korban yang tertimbun," ujarnya.
Saat ini kondisi cuaca sedang buruk. Bupati minta semua pihak untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama pada malam hari.
Baca Juga:"Perhatikan kondisi lingkungan sekitar dan jika tidak mendesak, sebaiknya tidak melakukan perjalanan untuk sementara waktu. Kalau lokasi tempat tinggal dirasa tidak aman dan berpotensi mengalami bencana longsor, sebaiknya mengungsi ke tempat yang aman," tandasnya.
Bupati Agas juga menyampaikan bahwa Pemda Manggarai Timur juga telah mengambil langkah-langkah taktis dan kordinasi lintas sektor untuk penanganan bencana.
"Pemda sudah mengambil langkah awal penanganan bencana, saat ini tim dari BPBD sudah ada di lokasi," tambahnya.
"Sekarang ini TNI dan Polri serta Brimob Kompi 2 Batalton B Pelopor Manggarai sudah di lokasi bencana," ujar bupati.
Wakil Bupati bersama dengan perangkat daerah terkait juga sudah bergerak menuju lokasi.
Baca Juga:Bupati juga meminta kepada ASN dan masyarat Manggarai Timur untuk bersama meringankan beban korban dengan berdonasi melalui Dinas Sosial dalam bentuk pakaian layak pakai, makanan, dan lain-lain yang bisa disumbangkan.
Kepala Pelaksana BPBD, Agustinus Susanto menyampaikan bahwa saat ini di lokasi hujan masih terus turun.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere menerima informasi dari koordinator Pos SAR Manggarai barat telah terjadi bencana tanah longsor Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Bencana Tanah longsor ini dipicu oleh peningkatan curah hujan yang terjadi sejak pagi hingga sore hari.
Baca Juga:Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang warga tertimbun material longsoran dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.
Lokasi kejadian berada di Desa Pau, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur, dengan titik koordinat duga 08°27'4.49"S – 120°3'0.42"E. Jarak lokasi kejadian sekitar 175 kilometer dari Pos SAR Manggarai Barat.
Tim Rescuer dari Pos SAR Manggarai Barat diberangkatkan menuju lokasi kejadian (LKK).
Tim SAR Gabungan masih berusaha melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
Basarnas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan.
Baca Juga:
Balita Penderita Hidrosefalus di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT
Kapolda NTT Bantu Bangun Rumah Layak Huni Bagi Dua Keluarga di Manggarai Timur
Menteri PU Targetkan Pengungsi Banjir dan Longsor di Sumatera Pulang Sebelum Ramadan
Dihantam Hujan Lebat, Tanggul Pengaman Sekolah di Sikka-NTT Longsor
Pemuda ICMI: Pemerintah Harus Segera Menetapkan Banjir dan Longsor Sumatera sebagai Bencana Nasional