Minggu, 04 Oktober 2026

Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru

Imanuel Lodja - Rabu, 21 Januari 2026 11:34 WIB
Polres Kupang Segera Punya Gedung Reskrim dan PPA Yang Baru
ist
Peletakan batu pertama dan doa berkat pembangunan gedung Reskrim dan PPA Polres Kupang, Rabu (21/1/2026)

digtara.com -Tingginya angka kekerasan pada perempuan dan anak serta peningkatan pelayanan di bidang Reskrim di Polres Kupang belum seimbang dengan ketersediaan sarana dan prasarana pendukung.

Baca Juga:

Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo pun menggagas penyediaan sarana dan prasarana pendukung khususnya untuk pelayanan Reskrim.

Dengan dukungan anggaran dari Pemkab Kupang, Kapolres Kupang pun membangun gedung Reskrim dan PPA Polres Kupang

Gedung dibangun diatas lahan seluas 170 meter persegi persis di sisi kanan Mako Polres Kupang.

Baca Juga:
Akan ada 10 ruangan di dua gedung yang akan dibangun dalam tahun 2026 ini.

Gedung Reskrim akan memiliki delapan ruangan dan gedung PPA memiliki dua ruangan pelayanan.

Pembangunan dua unit gedung ini memakan anggaran Rp 495 juta dan pembangunan mulai pada minggu kedua Januari 2026.

Pembangunan ditandai dengan doa berkat oleh tokoh agama dari gereja Katolik St Maria Fatima Taklale, Rm Gusti, Pr pada Rabu (21/1/2026).

Prosesi dilanjutkan dengan peletakan batu pertama oleh wakil bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Thom Fanggidae.

Kapolres Kupang, AKBP Rudi JJ Ledo menyebutkan kalau Polri bergerak di bidang pelayanan publik dan masuk dalam penilaian kementerian PAN/RB

Baca Juga:
Mulai tahun 2025, bidang Reskrim masuk dalam pelayanan publik. Kapolres dan jajaran pun bertekad membuat pelayanan lebih baik

Satuan Reskrim sendiri menangani kasus-kasus pidana umum (Pidum), pidana tertentu (Pidter), Pidana Korupsi (Pidkor) dan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta perdagangan orang.

Kapolres menyebutkan kalau dalam kurun waktu tahun 2022-2025, kasus yang melibatkan anak meningkat mulai dari kasus cabul, setubuh, aniaya, buang bayi, aborsi. KDRT juga meningkat.

"Total ada 280 kasus anak dan perempuan yang dilaporkan dalam kurun waktu itu sehingga kami mau perbaiki pelayanam umum," tandas Kapolres.

Pemkab Kupang pun mendukung dalam anggaran pembangunan sehingga pihaknya memanfaatkan anggaran negara semaksimal mungkin.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda dan Wakapolda NTT Tinjau Eco Wisata Tantya Sudhirajati Polres Kupang

Kapolda dan Wakapolda NTT Tinjau Eco Wisata Tantya Sudhirajati Polres Kupang

Bubarkan Judi Sabung Ayam Dalam Kawasan Pasar, Polisi Amankan Ayam dan Beri Himbauan Tegas

Bubarkan Judi Sabung Ayam Dalam Kawasan Pasar, Polisi Amankan Ayam dan Beri Himbauan Tegas

Kamera CCTV Dirusak, Pencuri Bobol Gerai Indomaret di Kupang Tengah

Kamera CCTV Dirusak, Pencuri Bobol Gerai Indomaret di Kupang Tengah

Masuk Lima Besar, Polres Kupang Raih Penghargaan Kompolnas Award 2026

Masuk Lima Besar, Polres Kupang Raih Penghargaan Kompolnas Award 2026

Perempuan Calo Casis Bintara TNI AD di Kupang Tipu Warga Hingga Ratusan Juta Rupiah

Perempuan Calo Casis Bintara TNI AD di Kupang Tipu Warga Hingga Ratusan Juta Rupiah

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Delapan Bulan Terakhir, 28 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Kupang

Komentar
Berita Terbaru