Jumat, 23 Januari 2026

Terancam Hukuman Satu Tahun Lebih, Pelaku Penembakan Burung Hantu di Belu Tidak Ditahan

Arie - Rabu, 21 Januari 2026 08:00 WIB
Terancam Hukuman Satu Tahun Lebih, Pelaku Penembakan Burung Hantu di Belu Tidak Ditahan
ist
Barang bukti senapan laras panjang yang diamankan polisi di Polres Belu

digtara.com -Polres Belu memproses kasus penembakan satwa jenis burung hantu Lumbung (Tyto Alba).

Baca Juga:

Penyidik Satreskrim Polres Belu sudah memeriksa sejumlah saksi dan dua terduga pelaku.

Ada dua terduga pelaku dalam kasus ini yakni OYM (41) dan FS (35. Keduanya merupakan warga Rat 004/RW 002, Dusun Nela, Kelurahan Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, NTT.

Walau sudah menjadi tersangka namun keduanya tidak ditahan pasca diperiksa penyidik.

Baca Juga:
"Sudah kita proses dan terduga pelaku tidak ditahan," ujar Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa melalui Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Rio Rinaldy Panggabean pada Selasa (20/1/2026) malam.

Keduanya dijerat dengan pasal 337 ayat 2 KUHPidana baru Undang-undang nomor 1 tahun 2023.

"Dengan ancaman hukuman 1 tahun 6 bulan penjara," ujar Kasat Reskrim Polres Belu.

Kasus ini ditangani polisi pasca adanya postingan di media sosial terkait penembakan satwa jenis burung hantu Lumbung ( Tyto Alba ) yang terjadi di Dusun Nela, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu pada Rabu, 14 Januari 2026 lalu sekitar pukul 21.31 Wita.

Penembakan ini terjadi di Dusun Nela, Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu

Terduga pelaku OYM dan FS mendengar suara burung hantu lumbung (Tyto alba) yang berada di depan rumah mereka, tepatnya di atas pohon mahoni.

Baca Juga:
OYM kemudian mengambil senapan angin dan menembak burung hantu tersebut hingga mengenai bagian badan dan burung jatuh ke tanah.

OYM kemudian memungut burung hantu tersebut dan membawanya ke depan kios di depan rumah terduga pelaku, lalu kembali menembak burung tersebut.

Pada saat kejadian tersebut berlangsung, terduga pelaku FS merekam aksi tersebut menggunakan telepon seluler.

Rekaman video tersebut kemudian diunggah oleh FS ke akun media sosial facebook dan instagram milik FS.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra sebelumnya menjelaskan bahwa Polres Belu sudah melakukan klarifikasi dan pendalaman di lapangan.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu

Ungkap Penyebab Kematian, Polres Belu Datangkan Tim Medis Otopsi Jenazah Kalak BPBD Kabupaten Belu

Polres Belu Punya Program Pamapta dan Operator 110

Polres Belu Punya Program Pamapta dan Operator 110

Gerebek Judi Malam-malam, Polres Belu Tangkap Dua Pelaku Judi di Tempat Kedukaan

Gerebek Judi Malam-malam, Polres Belu Tangkap Dua Pelaku Judi di Tempat Kedukaan

Berprestasi, 32 Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan dari Kapolres Belu

Berprestasi, 32 Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan dari Kapolres Belu

Polres Belu Tahan Sembilan Pelaku Pengeroyokan Pekerja Proyek Jalan Sabuk Merah

Polres Belu Tahan Sembilan Pelaku Pengeroyokan Pekerja Proyek Jalan Sabuk Merah

Beri Dukungan Moril, Kapolda NTT Sambangi Anggota Polres Belu Yang Baru Berduka

Beri Dukungan Moril, Kapolda NTT Sambangi Anggota Polres Belu Yang Baru Berduka

Komentar
Berita Terbaru