KAI Divre I Sumut Siapkan 34.288 Kursi Dukung Mobilitas dan Wisata Libur Isra Mi’raj 2026
digtara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiapkan 34.288 kursi kereta api untuk mendukung mobilitas masyarakat selama libur panjang Isra Mi'raj, yang berlangsung pada 15–18 Januari 2026. Penyediaan kapasitas ini ditujukan untuk memudahkan perjalanan masyarakat yang ingin berlibur maupun berwisata dengan transportasi yang aman dan nyaman.
Baca Juga:
Menurutnya, peningkatan layanan transportasi kereta api tidak hanya berdampak pada kelancaran perjalanan penumpang, tetapi juga berperan dalam menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan aktivitas ekonomi lokal.
Rincian Kapasitas Kursi Kereta Api Selama Libur Panjang
Baca Juga:Selama empat hari libur panjang Isra Mi'raj, KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan kapasitas kursi pada sejumlah layanan kereta api unggulan, yaitu:
- KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai pulang pergi sebanyak 12.720 kursi
- KA Siantar Ekspres relasi Medan–Siantar pulang pergi sebanyak 6.448 kursi
- KA Sribilah Utama relasi Medan–Rantau Prapat pulang pergi sebanyak 9.744 kursi
- KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi–Lalang pulang pergi sebanyak 5.376 kursi
Akses Wisata Mudah dengan Kereta Api di Sumatera Utara
Bagi pencinta wisata kuliner dan pesisir, Stasiun Tebing Tinggi menawarkan akses ke kuliner lemang khas daerah, sementara Stasiun Tanjung Balai memudahkan perjalanan menuju kawasan wisata Sungai Asahan. Stasiun Rampah juga menjadi pilihan untuk menikmati wisata pantai di kawasan Serdang Bedagai yang menghadap Selat Malaka.
KAI Imbau Masyarakat Segera Pesan Tiket
Baca Juga:KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket sejak dini melalui aplikasi Access by KAI atau laman resmi booking.kai.id, mengingat tingginya minat masyarakat selama periode libur panjang.
KAI menegaskan perannya sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat yang tidak hanya mengantarkan penumpang ke tujuan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Sumatera Utara.
BMN Hasil Penindakan di Belu-NTT Senilai Rp 800 Juta Lebih Dimusnahkan
Dua WNA China Pasok Rokok Ilegal dari Timor Leste
Dua WNA Asal China Jual Rokok Ilegal di TTU, Kerugian Ditaksir 20 Miliar
Sarif Kakung Kampanyekan Memakai Sarung Guna Mendukung Industri Tekstil dan Ekonomi Kreatif Lokal Jateng
Polda NTT Koordinasi dengan Bea Cukai Tangani Rokok Ilegal