Minggu, 06 September 2026

Pengangkutan Puluhan Ekor Satwa Liar Digagalkan di Pelabuhan Maumere-Kabupaten Sikka

Imanuel Lodja - Senin, 12 Januari 2026 14:43 WIB
Pengangkutan Puluhan Ekor Satwa Liar Digagalkan di Pelabuhan Maumere-Kabupaten Sikka

digtara.com -Tim gabungan menggagalkan pengangkutan satwa liar yang tidak dilindungi tanpa dokumen pada kegiatan rutin pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar di pelabuhan Lorens Say Maumere, Kabupaten Sikka, NTT akhir pekan lalu.

Baca Juga:

Tim terdiri dari KSDA wilayah IV Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur, Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut Maumere, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Lorens Say Maumere Polres Sikka, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Maumere, Pelindo Cabang Maumere serta Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur.

Terduga pelaku yang hingga saat ini belum berhasil ditemukan membawa burung Perkutut Jawa (Geopelia striata) dan burung Merbah Cerukcuk (Pycnonotus goiavier) dalam tiga box.

Satwa tersebut diangkut melalui kapal penyeberangan dari Surabaya, Jawa Timur ke Maumere, Kabupaten Sikka-NTT pukul 05:20 Wita.

Baca Juga:
Jumlah burung yang dicoba untuk diangkut adalah Perkutut Jawa (Geopelia striata) 25 ekor dan burung Merbah Cerukcuk (Pycnonotus goiavier) 20 ekor, tiga ekor diantaranya ditemukan dalam keadaan mati.

Kedua jenis burung tersebut tidak termasuk dalam daftar jenis dilindungi, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor P.106/MENLHK/

SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang P

Perubahan kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/ SETJEN/KUM.1/6/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

Terhadap temuan berupa burung Perkutut Jawa dan Merbah Cerukcuk sejumlah 42 ekor saat ini sedang dilakukan observasi sebelum dilakukan langkah penanganan lebih lanjut mengingat sebagian besar burung masih berusia anakan.

Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar KSDA NTT menyampaikan terima kasih kepada Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut Maumere, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Lorens Say Maumere Polres Sikka, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Maumere, Pelindo Cabang Maumere serta Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Nusa Tenggara Timur serta

Baca Juga:
pihak lain yang selama ini telah secara proaktif melakukan dukungan pengawasan peredaran tumbuhan dan satwa liar di wilayah kabupaten Sikka.

Kepada seluruh lapisan masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan pemanfaatan satwa dan tumbuhan liar secara ilegal, bukan hanya adanya ancaman pidana tetapi juga pertimbangan kepentingan pelestarian jenis serta peran satwa liar pada ekosistem.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah

Pemerintah-Polri Data Warga Korban Gempa Flores dari Rumah Ke Rumah

Petani di Kabupaten Sikka Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah

Petani di Kabupaten Sikka Ditemukan Meninggal di Pematang Sawah

Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat

Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

KM Rangganis Mati Mesin, Tim SAR Gabungan Evakuasi Para Penumpang

KM Rangganis Mati Mesin, Tim SAR Gabungan Evakuasi Para Penumpang

Komentar
Berita Terbaru