Aksi Unjuk Rasa BEM UMN Al-Washliyah di Kanwil BRI Medan Diwarnai Keributan dengan Satpam
digtara.com - Aksi unjuk rasa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah di Kantor Wilayah (Kanwil) BRI Regional Medan diwarnai keributan dengan petugas satuan pengamanan (satpam), Jumat (9/1/2026).
Baca Juga:
- Viral di Medsos Usai Tahan Surat Kelulusan Siswa Karna Belum Bayar Uang Pelepasan, Kepsek SMK Al-Washliyah 13 Tebingtinggi Klarifikasi dan Batalkan Acara
- Tak Mampu Bayar SPP dan Uang Perpisahan, Surat Kelulusan Siswa di Tebingtinggi Ditahan Sekolah
- Geng Motor Rusak Warung Kelontong di Medan, 1 Korban Luka-luka
Soroti Dugaan Skandal KUR Fiktif Rp17 Miliar
Dalam aksi tersebut, BEM UMN Al-Washliyah menyoroti dugaan skandal penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif senilai lebih dari Rp17 miliar yang diduga terjadi di BRI Unit Sei Kepayang, Cabang Tanjungbalai.
Baca Juga:Koordinator aksi, Khairum, menyampaikan bahwa dugaan tersebut didasarkan pada hasil kajian internal mahasiswa yang disertai bukti dari sejumlah sumber terpercaya.
"Adanya dugaan skandal penyaluran KUR fiktif senilai lebih dari Rp17 miliar mencuat di BRI Unit Sei Kepayang, Cabang Tanjungbalai," ungkap Khairum dalam siaran pers yang diterima awak media.
Modus Debitur Fiktif Diduga Libatkan Oknum Internal
Program KUR yang seharusnya menjadi instrumen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) justru diduga disalahgunakan.
"Dana KUR yang seharusnya dinikmati pelaku UMKM, diduga malah digunakan untuk membiayai usaha pribadi oknum pengusaha tertentu, sehingga masyarakat tidak pernah merasakan manfaatnya," lanjut Khairum.
Baca Juga:Seorang sumber internal BRI yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa total nilai KUR fiktif tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp17 miliar, dan tidak pernah benar-benar disalurkan kepada masyarakat.
Tuntutan BEM UMN Al-Washliyah
Dalam pernyataan sikapnya, BEM UMN Al-Washliyah menyampaikan tiga tuntutan utama, yaitu:
Menindak tegas Kepala Unit BRI Sei Kepayang berinisial M serta seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyaluran KUR fiktif.
Mahasiswa Siap Kawal Kasus
BEM UMN Al-Washliyah menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti sebagai persoalan internal perbankan, melainkan harus dibuka secara transparan demi menjaga integritas program KUR dan melindungi hak pelaku UMKM.
Baca Juga:"Jika tidak ada langkah konkret dan transparan dari pihak terkait, kami siap mengawal kasus ini melalui gerakan mahasiswa dan jalur konstitusional," tegas mereka.
Viral di Medsos Usai Tahan Surat Kelulusan Siswa Karna Belum Bayar Uang Pelepasan, Kepsek SMK Al-Washliyah 13 Tebingtinggi Klarifikasi dan Batalkan Acara
Tak Mampu Bayar SPP dan Uang Perpisahan, Surat Kelulusan Siswa di Tebingtinggi Ditahan Sekolah
Geng Motor Rusak Warung Kelontong di Medan, 1 Korban Luka-luka
Deklarasi Dukungan Al Washliyah Untuk Ali Yusuf Siregar Diduga Pakai Proposal Kepada Pemkab Deli Serdang
Dialog Publik, BPKH: Semua Bisa Haji