Sabtu, 10 Januari 2026

Lansia Miskin Diduga Ditolak RS Kumpulan Pane Tebing Tinggi, Keluarga Mengaku Pasien Sudah Kritis

Erwan Tanjung - Kamis, 08 Januari 2026 14:36 WIB
Lansia Miskin Diduga Ditolak RS Kumpulan Pane Tebing Tinggi, Keluarga Mengaku Pasien Sudah Kritis
ist
Anak pasien sedih melihat orangtuanya tergeletak karena ditolak RS. Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi.

digtara.com- Seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Suliyem (67), warga Kelurahan Berohol, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, diduga ditolak untuk dirawat oleh RS Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi dengan alasan ruang perawatan penuh, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga:

Peristiwa tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama dari pihak keluarga pasien yang menilai kondisi Suliyem saat itu sudah sangat kritis dan membutuhkan penanganan medis segera.

Anak pasien, Sunita (40), kepada awak media mengaku sangat kecewa dan sedih atas perlakuan yang diterima ibunya saat dibawa ke rumah sakit tersebut.

"Orang tua saya sudah sekarat, bahkan sudah hampir meninggal. Tapi pihak rumah sakit menyampaikan ruangan penuh dan menyuruh kami mencari rumah sakit lain," ujar Sunita dengan nada pilu.

Baca Juga:

Sunita menjelaskan, sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB, dirinya telah berupaya mencari pertolongan.

Ia meminta bantuan Kepala Lingkungan I Kelurahan Berohol untuk meminjam ambulans milik seorang warga bernama Acai Sembada.

Tak lama kemudian, ambulans tersebut tiba dan membawa Suliyem ke RS Kumpulan Pane. Namun setibanya di rumah sakit, pihak keluarga mengaku tidak mendapatkan pelayanan medis sebagaimana diharapkan.

"Saya sudah pontang-panting sejak pagi mencari kendaraan. Tapi begitu sampai di RS Kumpulan Pane, orangtua saya malah ditolak," ungkapnya.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Sunita juga menceritakan kondisi ekonomi keluarganya yang sangat memprihatinkan.

Ia mengaku hidup dalam keterbatasan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kami orang susah, bang. Untuk makan saja kadang sulit. Saya sendiri sudah satu hari belum makan, tiba-tiba orang tua sakit parah. Kami miskin, tapi kami juga manusia," tuturnya sambil menangis.

Menurut Sunita, pihak rumah sakit disebut langsung menyarankan agar pasien dibawa ke rumah sakit lain tanpa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan atau tindakan medis awal.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru