Pasca Penemuan Jenazah Martín Carreras Fernando, Tim SAR Gabungan Temukan APAR Dan Serpihan Kapal
digtara.com -Tim SAR gabungan menemukan Alat Pemadam Api Ringam (APAR) dan serpihan kapal KM Putri Sakinah pada Minggu (4/1/2026).
Baca Juga:
Tim SAR gabungan menemukan serpihan kapal dan tabung Apar pada pukul 12.14 Wita pada koordinat 8°37'30"S 119°36'44"E jarak : 0.31 Nm dari LKK Radial: 38.92° (perairan Pulau Serai Utara).
Pukul 14.00 Wita - 15.45 Wita, Tim SAR Gabungan dengan menggunakan Alut Speed GT-01 dilengkapi sonar system melaksanakan pencarian sesi II.
Baca Juga:Pencarian ini dengan metode penyisiran diatas permukaan air untuk mencari obyek bawah laut yang dicurigai serpihan atau bangkai kapal.
Area pencarian di sekitar utara Pulau Serai, Kabupaten Manggarai Barat.
Hingga pukul 16.00 Wita, tim penyisiran dengan menggunakan sonar system tidak menemukan (nihil) tanda-tanda penemuan serpihan kapal dan obyek yang dicurigai bangkai kapal KM Putri Sakinah.
Pukul 17.00 Wita Tim SAR Gabungan kembali ke Marina Labuan Bajo.
Operasi pencarian hari ke-10 terhadap tiga keluarga pelatih tim wanita B Valencia CF, Martín Carreras Fernando, membuahkan hasil.
Baca Juga:Tim SAR gabungan menemukan satu jasad WNA Spanyol korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah pada Minggu pagi (4/1/2026) pukul 08.47 WITA.
Kapal wisata pinisi KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo pada Jumat (26/12/2025) lalu.
Dalam kapal tersebut, turut membawa pelatih klub bola Spanyol, Martin Carreras Fernando dan anaknya.
Sejauh ini, dua jasad ditemukan, sisa dua korban belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.
Baca Juga:Tim SAR gabungan memastikan jenazah yang ditemukan dalam operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah merupakan Martin Carreras Fernando (44), pelatih tim wanita (Women's B Team) klub sepak bola Valencia CF, Spanyol.
Korban merupakan salah satu penumpang kapal yang tenggelam pada 26 Desember 2025.
"Setelah proses identifikasi selesai, operasi SAR kembali dilanjutkan untuk mencari korban terakhir. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi penemuan jenazah sesuai rencana operasi," ujarnya.
Baca Juga:Dalam upaya tersebut, 17 alat utama (alut) dikerahkan dengan metode pencarian melalui penyisiran permukaan, penyelaman bawah air, serta pendeteksian menggunakan peralatan sonar, termasuk BIM sonar.
Fathur Rahman menyebutkan, kondisi arus laut yang kuat masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan pencarian.
Arus permukaan dan arus bawah yang deras membatasi pergerakan tim di lapangan.
Jenazah Martin Carreras Fernando itu, ditemukan dalam posisi mengapung dan mengenakan celana orange.
Penemuan berawal saat Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT melakukan penyisiran di perairan sekitar Pulau Padar.
Baca Juga:Jenazah ditemukan pada koordinat 8°36'32.58"S – 119°36'32.j2"E, atau berjarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal tenggelam (LKK).
Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi oleh RIB Basarnas, RIB DitPolairud Polda NTT dan speed KSOP.
Lantas, dibawa menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa ke pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Proses identifikasi dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo.
"Korban dievakuasi menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan diidentifikasi oleh tim forensik DVI Polres Manggarai Barat," kata Fathur.
Baca Juga:Operasi pencarian korban diperpanjang selama tiga hari.
Perpanjangan ini dilakukan atas permintaan Kedutaan Besar Spanyol serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo.
Tim gabungan menyisir area laut dan pesisir dengan dukungan kapal, peralatan selam.
Hari Terakhir Pencarian Korban Kapal Tenggelam, TIM SAR Gabungan Gelar Doa Bersama di Lokasi Kecelakaan Laut
Pencarian Hari Ke-14 Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Masih Nihil
Nahkoda dan ABK Bagian Mesin KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Tenggelamnya Kapal Wisata
LPPDM Manggarai Barat Desak KSOP dan Pemilik Kapal KM Putri Sakinah Jadi Tersangka Kasus Kapal Tenggelam
Hari Ke-14, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Satu WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah