Polisi Amankan Sembilan Terduga Pelaku Penyerangan dan Penganiayaan di Malaka
Baca Juga:
Akibat dari penyerangan tersebut maka ada aksi penyerangan balik dari masyarakat Desa Umalawain, Kecamatan Weliman yang berada di tempat kejadian.
Penyerangan dan penganiayaan tersebut mengakibatkan salah satu korban yang pada saat itu sementara bersama-sama dengan dua korban lainya yang juga berasal dari Desa Lorotolus, Kecamatan Wewiku ikut dianiaya.
Baca Juga:Korban yang pertama kali dianiaya tersebut berusaha untuk menghindari amukan masa dan juga lemparan batu hingga tidak sadarkan diri.
Dari kejadian tersebut korban Cinta dilarikan oleh kedua temannya Fer dan Anus yang saat itu sementara berada di TKP ke Puskesmas Weoe.
Pada saat tiba di Puskesmas Weoe, korban Cinta dirujuk ke RSPP Betun dan dinyatakan meninggal dunia
Mereka kemudian melakukan penyerangan terhadap masyarakat Desa Umalawain hingga melakukan pengrusakan dan pembakaran terhadap rumah dan bengkel milik Mikael Samara dan Nopriantus Klau yang berada di sekitar pinggir jalan raya umum.
Baca Juga:
Tiga Pekan Hilang dan Sempat Dilaporkan ke Polisi, IRT di KabupatenTTS Ditemukan Meninggal dalam Kali dalam Kondisi Membusuk
Pamit Cari Ikan, Warga Malaka Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Kali
Kapolri Tinjau Langsung Pengungsian Korban Gempa NTT, Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Optimal
Dua Hari Galang Dana Bantu Korban Gempa, Polres Malaka Kirim Aneka Bantuan ke Flores
Gandeng Kelompok Tani di Malaka, Polda NTT Siapkan Lahan Penanaman Bawang Putih