Begini Sikap Gubernur NTT Terkait Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo
digtara.com -Gubernur NTT, Melki Laka Lena bersikap terkait tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
Baca Juga:
"KSOP, pemilik kapal, dan agen wisata harus patuh. Jangan main-main, ini sudah berulang kali terjadi di Labuan Bajo dan menyangkut nyawa," ujar gubermur NTT pada Senin (29/12/2025).
Insiden tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar menjadi evaluasi serius.
Baca Juga:Gubernur Melki sedang rapat dengan Menko PMK, BNPB, dan BMKG untuk langkah antisipasi.
Ia juga meminta semua pihak memprioritaskan informasi BMKG dan jangan memaksakan pelayaran saat cuaca ekstrem.
"Peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pemerintah pusat dan daerah. Kami akan ambil langkah khusus agar tidak terulang lagi," ujarnya.
Pada Senin (29/12/2025) pagi, satu jenazah perempuan ditemukan di perairan utara Pulau Serai dan dievakuasi ke RSUD Komodo.
Hasil identifikasi menyebut ia adalah anak perempuan dari Fernando Martín Carreras. pelatih tim wanita B Valencia CF yang tenggelam dan hilang di perairan tersebut sejak Jumat (26/12/2025).
Baca Juga:Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko pun turun langsung ke Labuan Bajo memimpin operasi SAR.
Kapolda membawa lima penyelam profesional Ditpolairud serta alat canggih seperti Sonar System, ROV (drone bawah air), Tactical Diver Thruster, dan Seabob untuk mempercepat pencarian di arus kuat.
Tragedi pada KM Putri Sakinah ini mengakibatkan Fernando Martín Carreras serta dua anak laki-lakinya hilang hingga pencarian hari keempat ini.
Seorang pemandu wisata dan empat orang anak buah kapal (ABK) juga selamat dalam kejadian tersebut.
Aksi Unjuk Rasa Gabungan Cipayung Plus di Kota Kupang Ricuh, Dua Anggota Polisi Dan Warga Terkena Lemparan Batu
Gagal Bertemu Gubernur NTT, Demo Mahasiswa-Sopir Pick Up Bentrok
Hujan Intensitas Tinggi Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Malaka
Larantuka-Flores Timur Diguncang Gempa Bumi Tektonik Beruntun
Temui Gubernur NTT, Direktur Res PPA Dan PPO Polda NTT Sampaikan Kondisi Kasus Kekerasan Anak Dan Perempuan Serta TPPO