Selama Tahun 2025, Polda NTT Tangani 64 Kasus Perempuan dan Anak
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat penanganan puluhan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) selama kurun waktu tahun 2025.
Baca Juga:
- Dua Pekan Bantu Masyarakat Terdampak Gempa Flores, Personil BKO Mabes Polri Kembali Ke Kesatuannya
- Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor
- Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
Jumlah ini meningkat meningkat 2 kasus atau 3,22 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 62 kasus.
Sementara penyelesaian perkaranya, untuk tahun 2025 sebanyak 35 kasus.
Baca Juga:"Atau menurun 10 kasus atau 22,22 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 45 kasus," kata Kabid Humas dalam rilis akhir tahun di Markas Polda NTT, Selasa (23/12/2025).
Di tahun 2025, tercatat sembilan kasus TPPO dan people smuggling, menurun 25 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 12 kasus.
Untuk penyelesaian perkara juga mengalami peningkatan signifikan, dengan 11 kasus terselesaikan pada tahun 2025 dibandingkan delapan kasus pada tahun 2024.
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko pada saat yang sama menyatakan Polda NTT resmi mempunyai satuan kerja baru yaitu Direktorat Reserse Kriminal Khusus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO).
Direktorat ini dipimpin oleh Kombes Pol Dr Nova Irone Surentu, seorang Polwan senior, sebagai Direktur pertama Direktorat Res PPA dan PPO Polda NTT.
Baca Juga:Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kapolri Nomor ST/2781/XII/Kep/2025 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Anwar.
"Beliau akan dilantik bulan depan sehingga perangkat di bawahnya tengah kita siapkan secara bertahap tentunya dengan seleksi untuk mengisi jabatan di dalam direktorat baru ini," ungkap Kapolda NTT.
Dua Pekan Bantu Masyarakat Terdampak Gempa Flores, Personil BKO Mabes Polri Kembali Ke Kesatuannya
Akses Terbatas, Kapolres Manggarai Timur Antar Bantuan Warga Terdampak Gempa Pakai Sepeda Motor
Bertemu Uskup Agung Ende, Kapolda NTT dan Jajaran Sumbang Rp 100 Juta Untuk Bangun Kembali Gereja Katolik Terdampak Gempa
Kapolri dan Kapolda NTT Bantu Perbaikan Rumah Anggota Polres Ende Korban Gempa
Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat Terdampak Gempa Flores