Jumat, 09 Januari 2026

Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur

Imanuel Lodja - Selasa, 16 Desember 2025 10:00 WIB
Hujan Satu Jam, Mako Polsek Takari-Kupang Terendam Banjir dan Lumpur
ist
Banjir dan lumpur merendam jalan dan halaman Mako Polsek Takari

digtara.com -Hujan intensitas sedang dan besar melanda sebagian wilayah Kabupaten Kupang, NTT pada Senin (15/12/2025) petang

Baca Juga:

Hujan di sepanjang Jalan Timor Raya, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang pada pukul 15.00 wita menyebabkan sejumlah ruas jalan utama dan pemukiman warga serta lahan pertanian terendam banjir.

Halaman dan Mako Polsek Takari pun terendam banjir setinggi sekitar 30 centimeter.

Air memenuhi jalan raya karena sungai meluap aehingga air masuk hingga ke dalam Mako Polsek Takari.

Baca Juga:
Hujan di wilayah tersebut turun sejak pukul 14.00 wita. Curah hujan selama aatu jam menyebabkan genangan air di sejumlah lokasi.

Kapolsek Takari, Iptu Fardan Adi Nugroho menyebutkan air hujan yang menggenangi halaman serta mako Polsek Takari selain berasal dari air di jalan depan Mapolsek yang meluap masuk ke dalam halaman Polsek, juga berasal dari hutan yang berada di belakang Mapolsek Takari.

"Air hujan dari hutan belakang Mapolsek Takari bercampur lumpur sehingga halaman Mapolsek Takari dipenuhi air hujan bercampur lumpur," ujarnya pada Senin (15/12/2025) malam.

Ia menggambarkan hingga Senin malam, kondisi jalan Timor Raya, kilometer 69 di depan Mapolsek Takari tergenang air setinggi sekitar 40 centimeter.

"arus lalu lintas terganggu," tambah Kapolsek Takari.

Walau badan jalan terendam air hujan, kendaraan roda empat ataupun roda enam masih bisa melewati jalan di depan Mapolsek Takari.

Baca Juga:
Namun sebagian kendaraan menggunakan bahu jalan di sebelah utara atau merapat ke Alfamart.

Sedangkan untuk kendaraan roda dua sangat rawan melintasi jalan tersebut.

Pasca kejadian ini, anggota Polsek Takari berupaya untuk membuat lubang di bawah pagar Mako Polsek Takari pada sebelah timur agar air yang merendam halaman Polsek Takari bisa keluar ke jalan.

Anggota Polsek Takari juga bergotong royong membersihkan sampah berupa ranting pohon yang menyumbat gorong-gorong saluran air di depan Mapolsek Takari yang menyebabkan air meluap masuk ke dalam halaman Mapolsek Takari.

Saluran air/got di depan Mapolsek Takari juga dipenuhi lumpur sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar yang menyebabkan air masuk ke dalam halaman Polsek Takari.

"Air yang menggenangi Jalan Timor Raya di depan Mapolsek Takari tersebut baru bisa surut/hilang apabila hujan sudah berhenti," ujar Kapolsek.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Penghuni Tidur Pulas, Rumah Tinggal di Naibonat- Kupang Timur Terbakar

Penghuni Tidur Pulas, Rumah Tinggal di Naibonat- Kupang Timur Terbakar

Tertangkap Berduaan Dengan Selingkuhan, Pria di Kota Kupang Malah Aniaya Istri Sah

Tertangkap Berduaan Dengan Selingkuhan, Pria di Kota Kupang Malah Aniaya Istri Sah

Antar Pacar Pulang, Pria di Kota Kupang Malah Dianiaya Kakak Pacarnya

Antar Pacar Pulang, Pria di Kota Kupang Malah Dianiaya Kakak Pacarnya

Komentar
Berita Terbaru