Jumat, 09 Januari 2026

Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi

Arie - Minggu, 14 Desember 2025 15:00 WIB
Istana: Hampir Seluruh Rumah Sakit Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Berfungsi
setneg.go.id
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

digtara.com -Upaya pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatera terus menunjukkan perkembangan positif. Hampir seluruh rumah sakit yang sebelumnya lumpuh akibat bencana kini kembali berfungsi, meskipun operasionalnya belum sepenuhnya optimal.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sabtu (13/12/2025).

"Hampir seluruh rumah sakit sudah berfungsi, meskipun belum seoptimal yang seharusnya," ujar Prasetyo.

Baca Juga:

Apresiasi untuk Semua Pihak

Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari aparat negara hingga masyarakat.

Menurutnya, pemulihan yang relatif cepat tidak terlepas dari kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak.

"Terima kasih kepada TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, para relawan, serta masyarakat Indonesia, baik perusahaan maupun perorangan," katanya.

Baca Juga:

Ia menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa kebersamaan merupakan kekuatan utama bangsa dalam menghadapi bencana.

"Seperti yang selalu disampaikan Bapak Presiden, kebersamaan dan kegotongroyongan menjadi kekuatan kita. Tidak ada satu pun yang boleh kita tinggalkan," tambah Prasetyo.

Rehabilitasi dan Rekonstruksi Mulai Dihitung

Terkait tahapan pascabencana, pemerintah kini mulai menghitung kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi jangka menengah, termasuk perbaikan rumah warga terdampak.

Baca Juga:

Perbaikan akan dilakukan sesuai tingkat kerusakan, baik kategori berat, sedang, maupun ringan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan opsi relokasi bagi warga yang tidak memungkinkan kembali ke tempat tinggal lama.

"Dari 52 kabupaten/kota terdampak, tanah negara dan lahan yang dikelola pihak tertentu sudah kami inventarisasi untuk titik relokasi," jelas Prasetyo.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru