Buruh Harian Lepas di Kupang Ditemukan Tewas Dalam Gubuk, Diduga Dibunuh Anaknya
Imanuel Lodja - Selasa, 25 November 2025 11:18 WIB
ist
Buruh Harian Lepas di Kupang Ditemukan Tewas Dalam Gubuk, Diduga Dibunuh Anaknya
Dominggus meminta bantuan untuk mengecek korban karena ia mendapatkan telepon GG kalau GG mengunci korban dari luar rumah.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Jimy Kale sempat mengecek korban ke tetangga namun tidak ada yang mengetahui keberadaan korban sehingga ia meminta Dominggus langsung menghubungi ketua RT 016 Kelurahan Kelapa Lima.
Dominggus Fallo mengaku kalau ia dikabari anaknya Serly Fallo yang mengaku kalau GG datang mengantar pakaian dan menyuruh mereka pulang kampung karena GG mengunci ayahnya dalam rumah.
Tim medis dari rumah sakit Bhayangkara Titus Ully dan aparat kepolisian langsung mengevakuasi jenazah korban.
Baca Juga:
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Warga Merdeka-Kota Kupang Minta Dibangun Pos Polisi dan Respon Cepat Polisi Saat Ada Kejadian
Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT
Berbagai Elemen Masyarakat di Kota Kupang Siap Jaga Stabilitas Keamanan
Puluhan Warga Datangi DPRD Kabupaten Kupang Pertanyakan Proses Bagi Anggota Dewan Terlibat Kekerasan Seksual
Dinkes Kabupaten Kupang Cek Dugaan Menu MBG Berulat
Jembatan Tuatuka-Kupang Dibangun Warga Bersama Anggota Brimob Polda NTT
Komentar
Berita Terbaru
Pokémon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
Pengawasan BBM dan LPG 3 Kg di Banda Aceh Jelang Ramadan, Pertamina Pastikan Takaran Sesuai dan Stok Aman
Warga Merdeka-Kota Kupang Minta Dibangun Pos Polisi dan Respon Cepat Polisi Saat Ada Kejadian
Diduga Palsukan Surat, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat Diperiksa Polisi Selama 10 Jam
Berkas Perkara P21, Polres Manggarai Barat Segera Limpahkan Tersangka Tenggelamnya KM Putri Sakinah ke Kejaksaan
Residivis Kasus Pembunuhan di Kupang Diamankan Tim Resmob Polda NTT
Tim Visa Kemenhaj Lembur Hingga Waktu Sahur, Pemvisaan Jemaah Haji Capai 162 Ribu Target Rampung Awal Maret