Banjir Meluas di Tapanuli Selatan, Seratusan Rumah Terendam hingga Satu Meter
digtara.com -Banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, semakin meluas. Setelah sebelumnya merendam puluhan rumah di Lingkungan I, Kelurahan Rianiate, kini banjir kembali menggenangi sekitar seratusan rumah di kawasan Sibara-bara, Dusun 2 Pardomuan dan Dusun 3 Setia Baru, Desa Simataniari, Kecamatan Angkola Sangkunur.
Baca Juga:
"Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Sangkunur sejak pukul 06.30 WIB. Selain rumah warga, sekitar lima hektare lahan pertanian dan perkebunan juga terendam," katanya, melansir Antara, Senin (24/11/2025).
Meski belum ada laporan korban maupun warga yang mengungsi, aktivitas pendidikan di desa tersebut terhenti. "Anak-anak sekolah terpaksa diliburkan karena gedung sekolah turut terendam," ujarnya.
Baca Juga:Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tapsel, Julkarnain Siregar, menyebut sekitar 86 rumah di Lingkungan I, Kelurahan Rianiate terdampak banjir. Untuk wilayah Simataniari, pihaknya masih memverifikasi laporan lima rumah terdampak tambahan.
"Kami terus melakukan monitoring dan pendataan. Pemkab Tapsel mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada mengingat cuaca saat ini cukup ekstrem," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala BMKG Wilayah I Sumatera Utara, Hendra Nugroho, telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 22–27 November 2025.
Begini Sikap Gubernur NTT Terkait Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo
BMKG Umumkan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia, Picu Gelombang Tinggi di Selatan Indonesia
Korban Banjir dan Longsor Sumatera Terima Bantuan Rp 8 Juta per Keluarga, Ini Rinciannya
24 Masjid di Aceh Timur Rusak Berat Diterjang Banjir, BKPRMI Minta Bantuan Pemerintah
Masyarakat NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem